Desainer Ivan Gunawan mengambil langkah drastis dengan menutup seluruh kartu kreditnya sebelum berangkat ibadah haji.

Sebelas kartu kredit miliknya dilunasi sebagai bagian dari perubahan manajemen finansial pribadi sejak awal tahun 2025.

>>> Kesepakatan Damai AS-Iran Dorong Harga Minyak Brent Turun ke US$86,8

Keputusan tersebut diambil karena munculnya rasa khawatir mengenai tanggung jawab utang yang belum terselesaikan apabila ia meninggal dunia saat berada di Tanah Suci.

"Tahun lalu, semenjak saya berniat untuk pulang ke Allah, saya tutup 11 kartu kredit yang saya punya," ungkap Ivan saat ditemui di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Senin (15/6/2026).

Rasa gelisah yang sempat melanda sebelum menjalankan ibadah haji menjadi pendorong utama bagi Ivan untuk segera membereskan seluruh tagihan finansialnya.

"Waktu mau berangkat haji itu saya takut, kayaknya gue mati deh pas lagi haji nih kayaknya," katanya blak-blakan.

Transisi ke Sistem Pembayaran Digital

Perubahan prinsip keuangan ini kemudian memicu Ivan untuk mencari metode transaksi bisnis baru bagi para pelanggan usahanya tanpa harus bergantung pada kartu kredit.

"Saya mau customer saya tidak menggunakan kartu kredit lagi, tapi bagaimana caranya tetap ada kemudahan lewat aplikasi dan sistem member," ujar Ivan.

Gagasan tersebut direspons oleh BCA Syariah melalui peluncuran ekosistem digital Sahabat Berkahmu yang terintegrasi dengan aplikasi mobile banking BSya.

>>> 20 Contoh Catatan Wali Kelas di Rapor untuk Siswa Peringkat 1-5 dan Tidak Naik Kelas

Ekosistem ini mendukung digitalisasi ZISWAF dan layanan perbankan.

Kolaborasi ini juga melibatkan Masjid Istiqlal dalam mengelola zakat, infak, sedekah, dan wakaf secara digital guna memperluas jangkauan pelayanan bagi masyarakat.