Penguatan ini dinilai sebagai respons pasar terhadap rentetan kebijakan ekonomi yang diterapkan dalam dua pekan terakhir.

Selain pembenahan tata kelola program Makan Bergizi Gratis, pemerintah bersama Bank Indonesia juga telah mengeluarkan kebijakan lain, seperti kenaikan suku bunga acuan (BI Rate) serta penyesuaian harga bahan bakar minyak nonsubsidi.

Kebijakan-kebijakan tersebut diambil guna menjaga stabilitas makroekonomi domestik.

>>> Pemerintah Jamin Pasokan Minyak Goreng Aman Jelang Penerapan B50

Terkait relevansi antara pemangkasan anggaran program prioritas nasional dengan sinyal positif penguatan rupiah, serta mengapa kenaikan harga bahan bakar direspons positif oleh pasar, pembahasan lebih lanjut akan dilakukan bersama Dzikri Firmansyah Hakam, ekonom sekaligus dosen tetap di Sekolah Bisnis dan Manajemen Institut Teknologi Bandung (ITB).