Hadir pula Wakil Wali Kota Kendari Sudirman, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sultra, jajaran pimpinan tinggi pemprov, kepala instansi vertikal, direksi BUMN/BUMD, asosiasi usaha, serta media massa.

Pada pelaksanaan apel tersebut, Sonny menyematkan rompi dan tanda pengenal secara simbolis kepada perwakilan dari 2.600 petugas lapangan yang bertugas di wilayah Sultra.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk menerapkan konsep TIR dalam menyambut petugas.

>>> Pertamina Buka Suara Soal Harga Keekonomian Pertalite dan Pertamax

Sebelumnya, Sonny telah meresmikan pencanangan SE2026 untuk wilayah Sumut di Open Stage Parapat, Kabupaten Simalungun, pada Kamis (11/6/2026).

Rangkaian acara ini disinergikan dengan Pekan Inovasi dan Investasi Sumut.

Acara tersebut dihadiri oleh Gubernur Sumut Muhammad Bobby Afif Nasution, Anggota DPRD Provinsi Sumut Wagirin Arman, Deputi Bidang Metodologi dan Informasi Statistik BPS Pudji Ismartini, serta para kepala daerah setempat.

Dalam sambutannya, Gubernur Bobby mengapresiasi pelaksanaan pencanangan SE2026 di Sumut.

"Sensus ekonomi menjadi momentum penting bagi pemerintah daerah untuk memperoleh data yang lebih mutakhir sebagai dasar penyusunan kebijakan," ucapnya.

Gubernur Bobby menginstruksikan seluruh jajaran bupati, wali kota, hingga perangkat daerah di Sumut untuk aktif menyosialisasikan gerakan sensus ini kepada masyarakat luas melalui berbagai forum daerah.

Dukungan penuh dari jajaran Pemprov Sumut tersebut mendapatkan apresiasi langsung dari Wakil Kepala BPS RI demi kelancaran proses sensus yang berlangsung hingga akhir Agustus mendatang.

"SE2026 adalah sensus ekonomi yang paling lengkap.

Selain mendatangi pelaku usaha, sensus ekonomi kali ini akan door-to-door ke rumah-rumah, 4,8 juta keluarga di Sumut akan didatangi.

Selain itu, untuk sensus ekonomi kali ini, kami (juga) akan mencacah pelaku usaha pertanian yang tidak tercakup pada sensus ekonomi sebelumnya," ungkap Sonny.

Melalui data SE2026, pemerintah berharap bisa mendapatkan gambaran struktur ekonomi yang komprehensif guna memperkuat perencanaan pembangunan daerah, khususnya dalam mewujudkan Sumut yang inklusif.

>>> 7 Hal yang Bisa Membuat Kamu Terlihat Lebih Menarik Menurut Psikologi

"With SE2026, kita bisa memahami struktur ekonomi dengan baik, melakukan pembinaan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), melihat sektor yang paling banyak menyerap tenaga kerja, serta peluang investasi di Sumut dengan lebih lengkap," jelas Sonny.