Steven Kaplan, Profesor Keuangan di University of Chicago Booth School of Business, menilai pengalaman pendiri LongRange Capital dalam mengelola bisnis makanan dapat menjadi modal positif bagi kebangkitan Pizza Hut.

>>> 25 Pencetak Gol Terbanyak Sepanjang Masa Piala Dunia

Keputusan Yum Brands melepas unit usaha ini dianggap rasional karena mereka dinilai tidak lagi memiliki kapasitas untuk melakukan pembenahan internal.

"Yum tidak tahu apa yang harus dilakukan dengannya dan memutuskan mereka tidak bisa memperbaikinya," kata Steven Kaplan.

Kaplan juga menepis anggapan bahwa masuknya perusahaan ekuitas swasta akan selalu berdampak buruk terhadap efisiensi yang ekstrem di dalam struktur korporasi restoran.

"Yum bisa saja menutupnya, tetapi mereka memutuskan masih ada cukup aset di sana sehingga mereka bisa menjualnya," ujar Kaplan.

Pihak manajemen LongRange Capital sendiri tidak memberikan respons saat dimintai keterangan mengenai rencana operasional jangka pendek mereka terhadap Pizza Hut.

"Pandangan bahwa mereka 'kejam' adalah hal yang konyol," kata Steven Kaplan.

Ia menegaskan bahwa orientasi utama ekuitas swasta adalah mengoptimalkan pertumbuhan bisnis demi keuntungan jangka panjang saat perusahaan tersebut kembali melantai di bursa saham atau dijual ke pihak lain.

"Ketika perusahaan PE membeli sesuatu, sebagian besar waktu mereka berencana untuk membuatnya lebih baik, bukan menghancurkannya," kata Steven Kaplan.

Investor menyambut positif keputusan korporasi ini dengan naiknya saham Yum Brands sebesar 2,2 persen pada penutupan perdagangan hari Selasa.

>>> Cara Memakai Quick Share Windows untuk Kirim File dari Android

"Sayangnya, ketika Anda membeli banyak sekali perusahaan, terkadang itu berhasil, terkadang tidak," pungkas Steven Kaplan.