>>> Timnas Irak Tumbang 1-4 dari Norwegia di Laga Pembuka Piala Dunia 2026

Pemain belakang klub Lille tersebut menambahkan bahwa seluruh barisan pertahanan sudah berupaya keras meredam pergerakan sang megabintang sepanjang laga.

"Dia mungkin pemain terbaik sepanjang masa. Efisiensinya luar biasa; kami tahu itu," ujar Aissa Mandi.

Kegagalan mengawal lini depan Argentina membuat koordinasi pertahanan Aljazair kewalahan hingga peluit panjang dibunyikan.

"Kami mencoba untuk menghentikannya sebisa mungkin, tetapi tidak berhasil – dia terlalu bagus untuk kami," ungkap Aissa Mandi.

Di sisi lain, pujian besar mengalir dari internal tim juara dunia yang merasa terinspirasi oleh konsistensi kapten mereka di atas lapangan.

"Saya tidak punya kata-kata untuk menggambarkan [Lionel] Messi," kata Lionel Scaloni, Pelatih Argentina.

Nakhoda tim Tango tersebut menilai performa anak asuhnya menjadi modal positif yang sangat berharga untuk menatap laga-laga berikutnya di fase grup.

"Selama 20 tahun, dia telah membuat kita terbiasa melihat hal-hal seperti ini, dan dia menginspirasi setiap orang yang menontonnya bermain," kata Lionel Scaloni.

Kemenangan tiga gol tanpa balas ini menempatkan Lionel Messi di puncak daftar pencetak gol terbanyak sementara turnamen melampaui Kylian Mbappe dan Erling Haaland.

Skuat Albiceleste kini langsung mengalihkan fokus untuk mempersiapkan strategi menjelang pertandingan kedua demi mengamankan tiket lolos ke babak sistem gugur lebih awal.

>>> Empat Wakil Indonesia Lolos ke Babak 16 Besar Macau Open 2026

"Semoga kita bisa memenangkan pertandingan berikutnya sehingga semua orang bisa berada di pertandingan grup ketiga," kata Lionel Scaloni.