IHSG Menguat 1,07 Persen ke Level 6.321,96 Jelang RDG BI
Pemodal global kini terindikasi menggeser strategi ke arah portofolio defensif.
>>> Swiss-Belboutique Yogyakarta: Hotel Bintang 4 dengan Fasilitas MICE Lengkap
Porsi overweight untuk instrumen saham global menyusut dari 50 persen menjadi 38 persen, dan eksposur pada sektor teknologi melorot dari 33 persen ke posisi 26 persen.
Sebaliknya, alokasi ke Jepang, sektor material dan perbankan meningkat.
Posisi long saham semikonduktor global menjadi crowded trade terbesar sepanjang sejarah survei dengan 80 persen responden menempatkannya sebagai posisi paling ramai.
Pada komoditas, harga minyak dunia terpantau kembali merosot menjelang seremoni penandatanganan kesepakatan MoU antara AS dan Iran di Swiss pada Jumat, 19 Juni 2026.
Presiden AS Donald Trump mengumumkan jalur Selat Hormuz bakal beroperasi penuh mulai Jumat pekan ini.
Proses negosiasi lanjutan dijadwalkan bergulir selama 60 hari ke depan, walaupun beberapa poin kesepakatan terperinci dinilai masih abu-abu.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dilaporkan melayangkan keberatan atas kesepakatan tersebut.
Keberatan muncul karena poin perjanjian dinilai belum menghapus program rudal balistik serta jaringan milisi pro-Iran di kawasan secara menyeluruh.
Dari sentimen dalam negeri, pasar sedang mencermati agenda Global Market Accessibility Review oleh MSCI serta proses rebalancing indeks FTSE pada Jumat, 19 Juni 2026.
Perhatian juga tersedot pada RDG Bank Indonesia pada Kamis, 18 Juni 2026 yang diproyeksikan menaikkan BI Rate sebesar 25 bps ke level 5,75 persen.
Selain itu, pemerintah memiliki agenda menerbitkan instrumen Panda Bonds yang direncanakan pada akhir Juni atau awal Juli 2026.
Pemerintah kini tengah mengukur tingkat ketertarikan serta respons dari para investor terlebih dahulu.
>>> Harga Emas Antam dan UBS di Pegadaian 17 Juni 2026 Stabil
Langkah penerbitan Panda Bonds tersebut dipersiapkan dengan misi strategis untuk menekan ketergantungan nasional terhadap mata uang dolar AS sekaligus menjaga resiliensi nilai tukar rupiah.
Update Terbaru
Ali Olwan Cetak Sejarah Gol Pertama Yordania di Piala Dunia
Rabu / 17-06-2026, 14:35 WIB
Rumor iPhone Lipat Ditunda Dibantah, Leaker Sebut Tetap Rilis Bersama iPhone 18
Rabu / 17-06-2026, 14:34 WIB
LPS Catat Indeks Menabung Konsumen Mei 2026 Naik Tipis ke 80,2
Rabu / 17-06-2026, 14:34 WIB
Manga Kagurabachi Hiatus Sebulan, Kembali Agustus 2026
Rabu / 17-06-2026, 14:33 WIB
Just Like Mona Lisa Anime oleh Studio SHAFT Resmi Diumumkan
Rabu / 17-06-2026, 14:33 WIB
PT Republik Motor Internasional dan Arquus Kerja Sama Produksi Kendaraan Taktis
Rabu / 17-06-2026, 14:32 WIB
Koreksi Besar IHSG: Sejarah Menunjukkan Pemulihan, tapi Waspada
Rabu / 17-06-2026, 14:32 WIB
Pemerintah Berlakukan Biodiesel B50 Mulai 1 Juli 2026 untuk Hemat Devisa
Rabu / 17-06-2026, 14:32 WIB
Argentina Tekuk Aljazair 3-0, Messi Cetak Hat-trick dan Samai Rekor Klose
Rabu / 17-06-2026, 14:32 WIB
Ramadhipa Ungkap Latihan Fisik Jadi Kunci Juara Moto3 Junior Estoril
Rabu / 17-06-2026, 14:32 WIB
Apple Sempurnakan Engsel iPhone Lipat yang Dijadwalkan Rilis September 2026
Rabu / 17-06-2026, 14:30 WIB
BRI Danareksa Sekuritas Rekomendasikan Enam Saham Unggulan Saat IHSG Pulih
Rabu / 17-06-2026, 14:29 WIB
PT Wahana Interfood Nusantara Tbk Raih Persetujuan Seluruh Agenda RUPST
Rabu / 17-06-2026, 14:29 WIB
5 HP Termurah yang Bisa Wireless Charging Mulai Rp3 Jutaan
Rabu / 17-06-2026, 14:29 WIB






