Harga Emas Dunia Menguat 5 Hari Beruntun Jelang Keputusan The Fed
Kendati demikian, investor bakal mencermati proyeksi ekonomi terbaru serta pandangan para pejabat mengenai arah inflasi ke depan.
>>> Marjorie Taylor Greene Kecam Lonjakan Inflasi Akibat Kebijakan Trump
Beberapa analis memperkirakan mayoritas pembuat kebijakan di The Fed tetap memegang pandangan bahwa suku bunga perlu berada di level tinggi sepanjang tahun ini.
Bahkan, sebagian kecil pejabat diprediksi mulai membuka peluang kenaikan suku bunga jika tekanan inflasi kembali melonjak.
Langkah kebijakan suku bunga menjadi instrumen krusial bagi pergerakan emas karena logam mulia tidak memberikan imbal hasil.
Kondisi suku bunga yang tinggi biasanya menekan daya tarik emas dibandingkan produk investasi lain yang menghasilkan bunga.
Di tengah ketidakpastian kebijakan moneter global, minat institusi keuangan dunia terhadap kepemilikan emas terpantau masih sangat kuat.
Berdasarkan hasil survei terbaru dari World Gold Council, sebanyak 45% manajer cadangan devisa di berbagai negara memiliki rencana untuk meningkatkan porsi kepemilikan emas institusi mereka dalam kurun waktu 12 bulan mendatang.
Angka persentase tersebut menjadi yang tertinggi sepanjang sejarah pelaksanaan survei.
Data ini sekaligus mencerminkan peningkatan fungsi emas sebagai aset lindung nilai utama di tengah ketidakpastian ekonomi serta ketegangan geopolitik global.
Pergerakan Harga Logam Mulia Lainnya
Selain emas, tren penguatan juga diikuti oleh jajaran produk logam mulia spot lainnya pada perdagangan hari ini.
Harga perak spot tercatat naik sebesar 0,45% menjadi US$ 70,33 per ons.
Kemudian, komoditas platinum bertambah 0,41% ke posisi US$ 1.816,72 per ons, dan paladium menguat 0,22% ke level US$ 1.359 per ons.
Selanjutnya, pelaku pasar akan mengantisipasi rilis beberapa data ekonomi penting yang keluar hari ini.
>>> Marjorie Taylor Greene Kecam Kebijakan Perang Trump di Iran
Data tersebut meliputi angka inflasi Inggris, inflasi kawasan euro, serta laporan penjualan ritel AS yang diprediksi ikut memengaruhi arah kebijakan moneter global.
Update Terbaru
IHSG Menguat 1,07 Persen ke Level 6.321,96 Jelang RDG BI
Rabu / 17-06-2026, 12:30 WIB
Microsoft Redam Widgets Windows 11 demi Kurangi Gangguan
Rabu / 17-06-2026, 12:29 WIB
Swiss-Belboutique Yogyakarta: Hotel Bintang 4 dengan Fasilitas MICE Lengkap
Rabu / 17-06-2026, 12:29 WIB
Harga Emas Antam dan UBS di Pegadaian 17 Juni 2026 Stabil
Rabu / 17-06-2026, 12:29 WIB
Lionel Messi Samai Rekor Gol Miroslav Klose di Piala Dunia 2026
Rabu / 17-06-2026, 12:28 WIB
Hillsong Worship Gelar Konser Perdana di Surabaya September 2026
Rabu / 17-06-2026, 12:28 WIB
Kylian Mbappe Resmi Jadi Top Skor Sepanjang Masa Timnas Prancis
Rabu / 17-06-2026, 12:28 WIB
IHSG Anjlok 0,84% ke 6.202 pada Sesi I Rabu, Lima Saham Tembus ARA
Rabu / 17-06-2026, 12:28 WIB
Cara Cek PIP Juni 2026 Lewat HP di Laman SIPINTAR
Rabu / 17-06-2026, 12:28 WIB
Polri Ajukan Tambahan Anggaran Rp 66,1 Triliun untuk TA 2027
Rabu / 17-06-2026, 12:28 WIB
Presiden FIFA Gunakan Jet Pribadi untuk Tonton Dua Laga Sehari di Piala Dunia 2026
Rabu / 17-06-2026, 12:25 WIB
Psikologi Warna Putih: Karakter Penggemar yang Tertata dan Perfeksionis
Rabu / 17-06-2026, 12:24 WIB
Grammy Awards Resmi Tambah Kategori Musik Pop Asia
Rabu / 17-06-2026, 12:24 WIB






