Piala Dunia 2026 Jadi Ajang Uji Regulasi Pasar Prediksi Global
“Larangan terbaru menunjukkan kategori ini sudah cukup penting untuk diatur,” tambahnya.
Operator pasar prediksi berargumen platform mereka menyediakan informasi berharga dengan menghimpun prakiraan kolektif. Sebaliknya, kritikus menilai kontrak tersebut mendorong spekulasi berlebihan dan membuka peluang insider trading.
Mereka juga menyoroti etika karena platform memungkinkan taruhan pada perang dan persoalan hidup-mati.
“Bertaruh bukan hal baru. Yang baru adalah strukturnya,” kata Chris Holland, mitra HM Strategy Singapura.
Karena kontrak diklasifikasikan sebagai derivatif, mereka berada di luar kerangka perizinan perjudian.
“Celah itu undangan terbuka bagi pelaku insider trading,” tambahnya.
Selain Kalshi dan Polymarket, platform lain seperti Opinion Labs (didukung YZi Labs) dan Limitless (didukung Coinbase Ventures) juga berekspansi global.
Beberapa bursa menjalin kesepakatan pemasaran dengan liga dan klub sepak bola menjelang Piala Dunia.
>>> Paredes dan De Paul Jaga Ritual Permen Sugus Jelang Piala Dunia 2026
Pasar ini bernilai besar.
Analis Piper Sandler, Patrick Moley, menulis bahwa Piala Dunia “ibarat Super Bowl setiap hari” dan mendorong volume harian Kalshi ke rekor tertinggi sejak Jumat.
Polymarket mencatat volume perdagangan nosional sekitar US$2,8 miliar pada pekan pertama Juni, naik dari US$2,1 miliar.
Kalshi melaporkan volume sekitar US$4,5 miliar, meningkat dari US$4,2 miliar.
Menyusun kerangka regulasi menjadi tantangan. Perusahaan berekspansi cepat ke seluruh dunia, berbeda dengan perjudian tradisional yang terbatas pada yurisdiksi tertentu.
Penggunaan VPN dan mata uang kripto mempermudah operasi tanpa melalui lembaga keuangan atau regulator lokal, sehingga sulit menutup platform sepenuhnya.
Pemerintah India menyatakan pengguna masih bisa mengakses pasar prediksi ilegal yang telah diblokir, dan meminta penyedia internet memutus akses.
Update Terbaru
Memahami Doa Qunut Subuh: Bacaan Arab, Latin, dan Artinya
Rabu / 17-06-2026, 11:53 WIB
Thomas Tuchel Absen Nyanyikan Lagu Kebangsaan Inggris di Piala Dunia 2026
Rabu / 17-06-2026, 11:52 WIB
Sistem Imigrasi Biometrik Percepat Pemulangan Jemaah Haji di Surabaya
Rabu / 17-06-2026, 11:52 WIB
Kemendikdasmen Wajibkan Bahasa Inggris Mulai Kelas 3 SD pada 2027
Rabu / 17-06-2026, 11:52 WIB
Kementan Gandeng KPK dan Polri Awasi Proyek Perkebunan Rp9,95 Triliun
Rabu / 17-06-2026, 11:52 WIB
Xbox Siapkan Reset Bisnis 100 Hari untuk Atasi Penurunan Pendapatan
Rabu / 17-06-2026, 11:52 WIB
Austria Hadapi Yordania di Laga Perdana Piala Dunia 2026
Rabu / 17-06-2026, 11:52 WIB
Premi Asuransi Umum dan Reasuransi Turun 4,32 Persen per April 2026
Rabu / 17-06-2026, 11:51 WIB
Lionel Messi Cetak Hattrick dan Samai Rekor Gol Piala Dunia
Rabu / 17-06-2026, 11:50 WIB
Marc Klok Jagokan Timnas Belanda Juara Piala Dunia 2026
Rabu / 17-06-2026, 11:50 WIB
Momen Lionel Messi Cetak Hattrick, Argentina 'Sikat' Aljazair 3-0!
Rabu / 17-06-2026, 11:50 WIB
PT Napindo Media Ashatama Gelar Indo Livestock 2026 Expo di Tangerang
Rabu / 17-06-2026, 11:50 WIB
DPR Setujui Anggaran Kompor Listrik ESDM Rp815 Miliar
Rabu / 17-06-2026, 11:50 WIB
Prospek BRPT Dinilai Masih Menjanjikan hingga Akhir 2026
Rabu / 17-06-2026, 11:50 WIB






