Investment Specialist KISI Sekuritas, Ahmad Faris Mu’tashim, menilai MSCI Market Accessibility Review adalah agenda yang paling berdampak terhadap IHSG karena besarnya dana kelolaan yang mengacu pada indeks MSCI.

Ia mencatat dana kelolaan yang mengikuti indeks MSCI diperkirakan mencapai 250 miliar dollar AS dari dana pasif.

Sementara itu, pengaruh FTSE terhadap pasar saham Indonesia dinilai lebih terbatas.

Faris memperkirakan jika hasil review MSCI tidak sesuai ekspektasi, IHSG berpotensi terkoreksi ke area 5.300.

Namun, sebagian risiko tersebut kemungkinan telah diantisipasi pasar.

Jika Indonesia turun status ke frontier market, potensi dana keluar diperkirakan mencapai Rp 200 triliun.

>>> PT Pamapersada Nusantara Buka Lowongan Kerja di Sulawesi, Perpanjang Pendaftaran hingga 25 Juni 2026

Dampak penilaian MSCI tidak hanya terbatas pada investor asing, tetapi juga memengaruhi manajer investasi lokal yang memiliki produk reksadana indeks.