Petarung kelas ringan Arman Tsarukyan menyatakan kesiapannya untuk mempertimbangkan kembali kelanjutan kariernya di MMA jika ia kembali dilewati dalam perebutan sabuk juara melawan Justin Gaethje.

Pernyataan itu muncul setelah kekalahan mengejutkan Ilia Topuria dari Gaethje di UFC Freedom 250.

>>> Maghnes Akliouche Isyaratkan Tinggalkan AS Monaco pada Bursa Transfer

Hasil tersebut membuat peta persaingan kelas ringan bergejolak dan menempatkan Tsarukyan sebagai penantang utama yang masih tertahan di daftar tunggu.

Tsarukyan mengungkapkan rasa frustrasinya melalui wawancara dengan The Ariel Helwani Show. Ia mengatakan UFC bisa melakukan apa pun yang mereka inginkan dan ia tidak bisa mengendalikannya.

"Seandainya saya bisa mengendalikan, saya sudah bertarung memperebutkan gelar satu atau dua tahun lalu," ujar Tsarukyan.

Atlet asal Armenia itu menambahkan bahwa ketidakpastian posisinya membuatnya mulai mempertanyakan keputusannya berkarier di dunia adu jago. "Mungkin saya salah memilih olahraga," katanya.

Selain menuntut haknya, Tsarukyan juga menyoroti kekalahan Topuria yang dianggapnya terlalu percaya diri dan kehilangan fokus karena urusan promosi media.

>>> Sosok Rima Edbouche Menarik Perhatian Publik Menjelang Piala Dunia 2026

Topuria bahkan sempat memperbarui biodata media sosialnya menjadi 18-0 dan menggelar pesta sehari sebelum laga.

"Kekalahan ini akan mengajarkan banyak pelajaran — untuk tidak terlalu percaya diri dan menghormati lawan," ujar Tsarukyan. Ia menilai proses pemusatan latihan Topuria terganggu oleh aktivitas di luar arena.

Posisi penantang Gaethje juga diperebutkan oleh nama besar seperti Charles Oliveira dan Max Holloway. Namun Tsarukyan menegaskan statusnya sebagai penantang nomor satu tidak bisa diganggu gugat.

"Harus saya. Siapa lagi?

Saya ingin mengalahkan Justin Gaethje dan semua orang," tegas Tsarukyan.

>>> Maghnes Akliouche Isyaratkan Tinggalkan Monaco Usai Piala Dunia 2026

Sejak laga terakhirnya menumbangkan Dan Hooker di Qatar, ia menjaga kebugaran dengan berkompetisi di Real American Freestyle Wrestling sambil menunggu keputusan promotor.