PT Bank BCA Syariah mencatat pertumbuhan signifikan pada sektor pembiayaan emas. Hingga Mei 2026, outstanding pembiayaan emas mencapai Rp717 miliar atau melonjak 136 persen secara tahunan.

Pencapaian ini terjadi di tengah perlambatan ekonomi global dan ketidakpastian geopolitik. Meski demikian, pembiayaan emas tetap menjadi penopang utama bisnis konsumer perseroan.

>>> Justin Hubner dan Jennifer Coppen Resmi Menikah di Bali, Momen Haru dari Kamari

Direktur BCA Syariah, Pranata, mengatakan bahwa pandangan masyarakat terhadap emas sebagai instrumen lindung nilai dan investasi jangka panjang masih positif.

Hal ini mendorong prospek pembiayaan emas yang menjanjikan.

Strategi Perluasan Akses dan Fitur Produk

Untuk mempertahankan tren positif, BCA Syariah memperluas jangkauan akses masyarakat. Perseroan juga mengembangkan fitur produk Emas iB melalui aplikasi mobile banking BSya.

Saat ini, BCA Syariah menyediakan variasi produk emas yang didukung oleh sejumlah pemasok, seperti Antam, Galeri24, dan Hartadinata.

>>> IFRC Usung Tema Menjaga Kemanusiaan Tetap Hidup pada Hari Palang Merah Sedunia 2026

Sinergi pemasaran dengan induk usaha, PT Bank Central Asia Tbk, juga diperkuat.

Melalui kerja sama tersebut, kantor cabang BCA turut memasarkan produk pembiayaan BCA Syariah kepada nasabah.

Selain itu, bank juga berpartisipasi dalam berbagai pameran untuk meningkatkan literasi produk keuangan syariah.

Pranata berharap pembiayaan emas pada tahun 2026 dapat terus tumbuh positif seperti periode sebelumnya.

>>> Pilih Galaxy Buds 4 Pro atau Buds 4 untuk Galaxy S26 Ultra?

Berbagai program promosi juga disiapkan untuk mendongkrak transaksi nasabah eksisting dan menarik minat nasabah baru hingga akhir tahun.