PT BRI Finance mencatat pertumbuhan positif pada penyaluran pembiayaan investasi. Hal ini terjadi di tengah tren industri yang mengalami kontraksi.

Hingga Mei 2026, pembiayaan investasi entitas anak usaha BRI ini melonjak 47,30% secara tahunan (year on year).

>>> Qatar Tahan Imbang Swiss Lewat Gol Menit Akhir Piala Dunia 2026

Data tersebut dilansir dari Keuangan.

Kenaikan ini menunjukkan bahwa permintaan pembiayaan produktif dari pelaku usaha masih cukup baik. Para pengusaha membutuhkan dana untuk mendukung pengembangan bisnis.

Fokus Pelaku Usaha pada Penguatan Operasional

Manajemen BRI Finance menjelaskan situasi pembiayaan produktif dan dinamika dunia usaha saat ini.

Direktur Utama BRI Finance, Aditia, menyatakan bahwa fokus pelaku usaha saat ini cenderung pada penguatan operasional.

>>> Timnas Qatar Tahan Imbang Swiss 1-1 di Laga Perdana Piala Dunia 2026

"Kebutuhan pembiayaan modal kerja relatif masih terjaga," ujarnya kepada Kontan, Senin (15/6/2026). Keputusan investasi ke depan akan dipengaruhi oleh situasi ekonomi nasional.

Aditia menilai kondisi tersebut bersifat dinamis dan bergantung pada perkembangan ekonomi serta tingkat keyakinan pelaku usaha. Peningkatan ini membuktikan bahwa kebutuhan modal kerja untuk sektor produktif tetap ada.

BRI Finance memproyeksikan permintaan pembiayaan produktif masih akan meningkat pada sisa tahun ini. Perusahaan akan menerapkan prinsip kehati-hatian dalam penyaluran.

>>> Brasil vs Maroko Imbang 1-1 di Babak Pertama Piala Dunia 2026

Langkah strategis selanjutnya meliputi penguatan sinergi dengan ekosistem BRI Group. Penyesuaian penyaluran pembiayaan dengan profil risiko juga dilakukan untuk menjaga kualitas aset tetap sehat.