Festival Come See Mie 2026 resmi digelar di Hutan Kota GBK, Jakarta, pada 11-14 Juni 2026.

Mengusung tema Wonderland, acara ini menyulap ruang terbuka hijau menjadi taman keajaiban multi-sensori.

>>> Produsen Smartphone Luncurkan Pilihan HP Lipat Murah dengan Spesifikasi Unggul

Perpaduan instalasi seni modern dan petualangan kuliner eksperimental menjadi daya tarik utama. Festival ini menjadi platform ekspresi budaya kreatif yang menggabungkan seni, musik, dan eksplorasi rasa.

Inovasi Kartu Menu Edible Paper

Puncak keunikan festival adalah kartu menu berbahan edible paper yang bisa langsung dimakan. Pengunjung yang memesan mi instan goreng hangat akan mendapatkan kartu khusus di atas piring.

Kertas aman konsumsi ini meleleh di mulut saat berpadu dengan bumbu mi goreng. Inovasi ini meleburkan batas antara teknologi pangan, seni pertunjukan, dan kreativitas penyajian.

Eksplorasi Rasa Eksklusif

Area khusus rasa menawarkan menu eksklusif yang dikembangkan untuk festival. Varian Earl Grey menggabungkan mi instan dengan aroma elegan dan sentuhan citrusy-floral dari teh.

Varian 'Dragon' menghadirkan rasa pedas kuat dari rempah bagi pencinta tantangan ekstrem. Ada pula varian Kari Kental Spesial dengan kuah lebih kental dan kaya rempah.

>>> Ketahui Perbedaan SIM B1 dan B2 untuk Pengendara Kendaraan Besar

Fasilitas Ramah Anak

Lokasi di Hutan Kota GBK memberikan kebebasan menjelajah di bawah pepohonan rimbun. Setiap sudut memanfaatkan teknologi digital imaging dan instalasi artistik imersif.

Festival ramah anak dengan stan makanan manis seperti es krim, popcorn, dan kembang gula kapas. Area permainan interaktif, tantangan berhadiah, dan penampilan musisi tanah air turut meramaikan.

Koneksi Budaya Pop

Penyanyi Afgan, yang hadir sebagai Brand Ambassador, mengungkapkan kekagumannya.

"Sangat luar biasa melihat bagaimana sebuah merek mi instan mampu mengemas festival anak muda yang se-masif ini," ujarnya.

Head of Marketing Noodle Category WINGS Group, Katria Arintya Anindyantari, menjelaskan bahwa evolusi merek harus menciptakan pengalaman relevan dengan gaya hidup generasi muda.

>>> Timnas Futsal Indonesia Gelar Pemusatan Latihan di Spanyol

"Kami percaya relevansi harus terus dibangun melalui inovasi dan pengalaman yang semakin dekat dengan konsumen," katanya.