Surat Izin Mengemudi (SIM) tidak hanya diperlukan untuk kendaraan pribadi seperti sepeda motor dan mobil penumpang. Pengemudi kendaraan besar untuk angkutan barang dan operasional industri membutuhkan legalitas khusus.

Kepolisian Negara Republik Indonesia membagi SIM untuk kendaraan besar menjadi dua kategori, yaitu SIM B1 dan SIM B2.

>>> Timnas Futsal Indonesia Gelar Pemusatan Latihan di Spanyol

Keduanya memiliki fungsi, persyaratan, dan peruntukan yang berbeda.

Pengertian dan Fungsi SIM B1

SIM B1 ditujukan bagi pengemudi kendaraan bermotor perseorangan dengan dimensi dan bobot tertentu. Dokumen ini umumnya digunakan untuk mengoperasikan mobil penumpang berukuran besar.

Selain itu, SIM B1 juga menjadi syarat untuk mengemudikan kendaraan angkutan barang, truk kecil hingga menengah, serta bus kecil.

Ketentuan utamanya adalah kendaraan harus memiliki bobot lebih dari 3.500 kilogram.

Pemohon SIM B1 harus berusia minimal 20 tahun dan biasanya wajib memiliki SIM A terlebih dahulu.

Pengertian dan Fungsi SIM B2

SIM B2 merupakan tingkatan lanjutan dari SIM B1 untuk kendaraan dengan konfigurasi lebih kompleks dan bobot lebih berat.

>>> Lookism Chapter 612: Jadwal Rilis, Spoiler, dan Cara Baca

Jenis kendaraan yang termasuk antara lain truk besar dengan gandengan, kendaraan penarik atau trailer, alat berat operasional, serta kendaraan dengan kereta tempelan.

Karakteristik utama armada yang membutuhkan SIM B2 adalah keberadaan gandengan atau tambahan beban seberat lebih dari 1.000 kilogram.

Batas usia minimal pemohon adalah 21 tahun, dan umumnya disyaratkan telah memiliki SIM B1 serta pengalaman mengemudikan kendaraan besar.

Perbedaan Mendasar dan Aspek Keselamatan

Perbedaan utama antara SIM B1 dan B2 terletak pada jenis armada yang dioperasikan. SIM B1 digunakan untuk kendaraan besar tanpa gandengan seperti truk engkel dan bus kecil.

Sementara itu, SIM B2 diperlukan untuk kendaraan berat dengan gandengan atau alat berat. Pemegang SIM B2 memiliki tingkat kompleksitas berkendara dan tanggung jawab yang lebih tinggi.

Mengoperasikan kendaraan berat tanpa SIM yang sesuai dapat menimbulkan konsekuensi hukum dan risiko keselamatan.

>>> Pendaftaran SPMB Jateng 2026 Dibuka Juni, Ini Syarat dan Cara Bikin Akun

Armada besar membutuhkan keahlian khusus seperti pengontrolan beban, perhitungan jarak pengereman, dan penguasaan medan jalan.