Brent Kochuba memperkirakan permintaan terhadap saham SpaceX dapat kembali meningkat mulai pekan depan seiring bertambahnya minat investor institusi.

>>> Kode Redeem Slime RNG Mei 2026 dan Cara Klaim di Roblox

Namun, sejumlah analis mengingatkan investor untuk bersiap menghadapi volatilitas tinggi pada fase awal karena jumlah saham beredar yang relatif kecil.

Potensi Reli Berlanjut

Reli saham SpaceX berpotensi berlanjut karena perusahaan dijadwalkan masuk secara cepat ke dalam indeks Nasdaq 100.

Selain itu, FTSE Russell dan MSCI juga dijadwalkan memasukkan saham SpaceX ke indeks mereka mulai 26 Juni dan 29 Juni 2026.

Broker Zephirin Group, yang baru memulai peliputan saham SpaceX dengan rekomendasi "buy", menilai kombinasi arus dana pasif dan terbatasnya jumlah saham dapat mendorong kenaikan harga.

"Masuknya saham ke indeks biasanya tidak cukup untuk mendorong kenaikan valuasi secara berkelanjutan.

Namun kombinasi arus dana pasif, momentum, dan jumlah saham yang terbatas dapat mendorong kenaikan lebih tinggi dibandingkan penambahan saham ke indeks pada umumnya," tulis Zephirin Group.

Di sisi lain, total dana yang dihimpun melalui IPO meningkat menjadi 85,7 miliar dolar AS setelah para penjamin emisi mengeksekusi opsi greenshoe untuk membeli saham tambahan pada Senin (15/6/2026).

Aktivitas perdagangan terpantau sangat tinggi dengan nilai transaksi mencapai lebih dari 9,1 miliar dolar AS hingga pukul 09.32 waktu New York.

Nilai tersebut melampaui gabungan volume perdagangan saham Nvidia, Microsoft, Tesla, dan Apple pada periode yang sama.

>>> Realme 16 5G vs Vivo V60 Lite 5G: Duel Spesifikasi di Kelas Menengah

Sebelumnya, saham SpaceX sempat memangkas penguatan di pasar prapasar setelah adanya rencana akuisisi perusahaan perangkat lunak Anysphere senilai 60 miliar dolar AS.