Kementerian ESDM Siapkan Rp5,212 Triliun untuk Jaringan Gas Rumah Tangga 2027
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengalokasikan anggaran sebesar Rp5,212 triliun untuk pengembangan jaringan gas rumah tangga (jargas) pada tahun 2027.
Program prioritas ini diusulkan guna mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap penggunaan LPG. Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyampaikan hal tersebut dalam rapat kerja bersama Komisi XII DPR RI.
>>> Promo PSM Alfamart 7 Mei 2026: Diskon Deterjen hingga Susu
Dana jargas tersebut masuk ke dalam usulan pagu Kementerian ESDM sebesar Rp27,33 triliun.
Lebih dari 80 persen dari total anggaran kementerian difokuskan pada program yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat luas.
"Dalam rangka mengurangi ketergantungan terhadap LPG, pemerintah mendorong pemanfaatan gas bumi melalui jaringan gas rumah tangga. Untuk program ini dialokasikan anggaran sebesar Rp5,212 triliun," kata Bahlil.
Prioritas Infrastruktur Gas dan Elektrifikasi
Selain pembangunan jargas, Kementerian ESDM memprioritaskan proyek infrastruktur gas dan elektrifikasi. Langkah ini diambil agar pemanfaatan energi domestik berjalan optimal dan efisien.
Kementerian ESDM juga menyiapkan dana Rp815,56 miliar untuk program kompor listrik demi diversifikasi energi rumah tangga.
Proyek pembangunan pipa gas Dumai–Sei Mangkei senilai Rp3,948 triliun terus berjalan untuk mengatasi ketimpangan pasokan antarwilayah.
>>> Tom Holland Akhirnya Buka Suara soal Pernikahan Rahasia dengan Zendaya
"Program ini ditujukan agar gas yang surplus di Sumatera dapat disalurkan ke wilayah lain, termasuk Jawa, dan sebaliknya," ucap Bahlil.
Di tengah fluktuasi harga minyak mentah dunia akibat ketegangan geopolitik, pemerintah berkomitmen melindungi daya beli masyarakat.
Pemerintah memastikan harga BBM bersubsidi dan LPG 3 kilogram tidak akan naik sesuai instruksi Presiden Prabowo Subianto.
"Saya ulangi, pemerintah tidak menaikkan harga BBM bersubsidi, termasuk LPG 3 kilogram," tegas Bahlil.
Volume LPG subsidi 3 kilogram dalam usulan RAPBN 2027 ditetapkan tetap sebesar 8 juta metrik ton.
>>> Solbakken Andalkan Haaland Bawa Norwegia Kalahkan Irak di Piala Dunia 2026
Penguatan energi alternatif seperti gas bumi dan elektrifikasi terus digenjot untuk mengurangi tekanan beban impor energi nasional jangka panjang.
Update Terbaru
Monyet Liar Gunung Gede Masuk ke Dapur Rumah Warga Sukabumi
Selasa / 16-06-2026, 22:20 WIB
Jadwal Tayang Anime Classroom of the Elite Season 4 Episode 10 Sub Indo
Selasa / 16-06-2026, 22:20 WIB
Jose Luis Chilavert Kritik Kekalahan Paraguay di Piala Dunia 2026
Selasa / 16-06-2026, 22:20 WIB
Harga Emas Global 16 Juni 2026 Naik Menjelang Kesepakatan Damai AS-Iran
Selasa / 16-06-2026, 22:20 WIB
Harga iPhone 14 Baru dan Bekas per Mei 2026, Kini Lebih Terjangkau
Selasa / 16-06-2026, 22:20 WIB
Aplikasi MPL Tawarkan Saldo DANA Lewat Kompetisi Game Edukatif
Selasa / 16-06-2026, 22:19 WIB
BI Rate Naik, Bank Modal Inti Kecil Tertekan dan Harus Merger
Selasa / 16-06-2026, 22:19 WIB
Ilmuwan Temukan Kerangka Kerja Gravitasi Kuantum Terkait Gaya Kelima
Selasa / 16-06-2026, 22:19 WIB
KAI Tambah Kereta Ekonomi Kerakyatan untuk Arus Balik Lebaran 2026
Selasa / 16-06-2026, 22:17 WIB
Link Streaming Classroom of the Elite S4 Episode 10 Sub Indo Resmi Dirilis
Selasa / 16-06-2026, 22:17 WIB
Superindo Diskon Buah 10 Persen 29 April 2026, Cek Harga Durian hingga Jeruk
Selasa / 16-06-2026, 22:16 WIB
Mengenal Hari Besar 27 April: Sejarah, Kebebasan, hingga Kepedulian Satwa
Selasa / 16-06-2026, 22:16 WIB
Nil Maizar Targetkan Semen Padang FC Promosi ke Liga 1
Selasa / 16-06-2026, 22:16 WIB
Bhayangkara Presisi Lolos ke Final AVC Champions League 2026
Selasa / 16-06-2026, 22:16 WIB






