Menteri ESDM Usulkan Pagu Anggaran Rp27,33 Triliun untuk Tahun 2027
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengusulkan pagu indikatif anggaran tahun 2027 sebesar Rp27,33 triliun.
Usulan ini disampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat bersama Komisi XII DPR RI.
>>> PUBG Mobile Rilis Update Versi 4.4 Hero's Crown, Hadirkan Tema Mitologi Prometheus
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menjelaskan, alokasi terbesar sebesar 82 persen atau Rp22,48 triliun dialokasikan untuk program strategis infrastruktur.
Sisanya, 13 persen atau Rp3,56 triliun untuk belanja operasional, dan 5 persen atau Rp1,3 triliun untuk program publik nonfisik.
"Dari Pagu Indikatif sebesar Rp27,33 triliun, yang kita bagi ke dalam program strategis infrastruktur sebesar 82 persen (Rp22,48 triliun), publik nonfisik sekitar 5 persen atau setara dengan Rp1,3 triliun, kemudian belanja operasional itu sebesar Rp3,56 triliun atau sekitar 13 persen," ujar Bahlil di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (15/6).
Distribusi Anggaran ke Unit Kerja
Anggaran tersebut akan didistribusikan ke berbagai unit kerja di lingkungan Kementerian ESDM. Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Migas) mendapat alokasi tertinggi, disusul Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan.
Rincian pagu indikatif per unit kerja antara lain: Ditjen Migas Rp11,325 triliun, Ditjen Ketenagalistrikan Rp10,460 triliun, Ditjen Mineral dan Batubara Rp1,813 triliun, dan Badan Geologi Rp881,43 miliar.
Selain itu, Sekretariat Jenderal Rp749,49 miliar, Inspektorat Jenderal Rp702,53 miliar, Badan Pengembangan SDM ESDM Rp532,75 miliar, Ditjen Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi Rp474,43 miliar, serta unit lainnya.
>>> Bahlil Usulkan ICP 2027 Rp 70-95 Dolar AS per Barel
Prioritas penggunaan anggaran Ditjen Ketenagalistrikan difokuskan pada program yang berdampak langsung ke masyarakat, seperti penyediaan listrik pedesaan, sambungan listrik gratis, dan pembangunan jaringan gas rumah tangga.
Sementara Ditjen Migas mengutamakan percepatan kemandirian energi dan pengurangan subsidi, termasuk pengadaan paket converter kit bagi kelompok tani senilai Rp158,50 miliar.
Proyek jaringan gas (jargas) nasional mendapat alokasi Rp5,212 triliun untuk mengurangi ketergantungan impor LPG.
Selain itu, proyek tahun jamak Pipa Gas Bumi Dusem di Sumatera membutuhkan anggaran Rp3,998 triliun.
"Maka kami sebagai pemerintah, khususnya saya sebagai Menteri ESDM mencoba untuk mengadopsi, memahami dari apa yang disampaikan oleh teman-teman anggota Komisi XII.
>>> Atur Ulang Strategi Finansial Sebelum Pergantian Tahun
Maka kemudian kita alihkan 80% lebih kita alokasikan untuk rakyat," tegas Bahlil.
Update Terbaru
Sullyoon NMIXX Ungkap Kondisi Kesehatan Usai Menangis di Atas Panggung
Selasa / 16-06-2026, 13:00 WIB
Video Jang Wonyoung di Bandara Picu Perdebatan Soal Sopan Santun
Selasa / 16-06-2026, 12:52 WIB
Samsung Galaxy Book6 Edge Resmi Meluncur dengan Snapdragon X2 Elite
Selasa / 16-06-2026, 12:40 WIB
Khutbah Jumat Tanggal 19 Juni 2026: Hikmah Haji Menjadi Bekal Muslim Menjalani Kehidupan Sehari-hari
Selasa / 16-06-2026, 12:32 WIB
Jadwal Mega Bollywood Paling Yahud 17 - 21 Juni 2026
Selasa / 16-06-2026, 12:31 WIB
Mengapa Genre JRPG Kembali Mendominasi Selera Gamer Indonesia di 2026
Selasa / 16-06-2026, 12:28 WIB
Mantan Calon Termuda di Korea Selatan Bersiap Debut sebagai Idol Jepang
Selasa / 16-06-2026, 12:24 WIB
3 HP Midrange Murah dengan Kualitas Video Terbaik untuk Konten dan Vlog Anti Blur
Selasa / 16-06-2026, 12:20 WIB
Samsung Browser Dikabarkan Hadirkan Dua Fitur Baru di One UI 9
Selasa / 16-06-2026, 12:16 WIB
Harga Emas Antam Hari Ini di Surabaya Bertahan, Emas 1 Gram Masih Rp 2,729 Juta
Selasa / 16-06-2026, 12:11 WIB
Putri So Yoo Jin dan Baek Jong Won yang Berusia 8 Tahun Viral karena Panggungnya yang Memukau
Selasa / 16-06-2026, 12:09 WIB
Bocoran Tecno Pova 8 Pro: RAM 12 GB dan Chipset Dimensity 7300
Selasa / 16-06-2026, 12:08 WIB
URBN Luncurkan Power Bank NANO ZAP 20000mAh dengan Kabel Type-C Bawaan
Selasa / 16-06-2026, 12:00 WIB






