Sejumlah wakil Asia menorehkan awal positif pada laga perdana Piala Dunia 2026. Beberapa tim berhasil melewati pertandingan pembuka fase grup tanpa kekalahan.

Korea Selatan yang tergabung di Grup A sukses mengamankan poin penuh. Pasukan Taegeuk Warriors menang 2-1 atas Republik Ceko.

>>> Kesepakatan AS-Iran Picu Reli Saham Emerging Market, IHSG Ikut Terangkat

Australia yang bersaing di Grup D juga meraih kemenangan. Socceroos mengalahkan Turki dengan skor 2-0.

Jepang dan Qatar mencatat hasil imbang. Samurai Biru menahan Belanda 2-2, sementara Qatar bermain 1-1 melawan Swiss.

Hasil impresif ini menjadi modal berharga bagi wakil Asia untuk meningkatkan kepercayaan diri. Belum ada tim Asia yang meraih gelar juara sejak turnamen bergulir pada 1930.

Pencapaian terbaik Asia masih dipegang Korea Selatan yang menembus semifinal pada edisi 2002. Turnamen edisi ke-26 ini menjadi momentum bagi konfederasi Asia.

Pengamat sepak bola Ronny Pangemanan menyatakan rasa bangganya terhadap performa kolektif tim-tim Asia. Menurutnya, peta kekuatan Asia kini mulai terlihat di level global.

"Luar biasa. Belum ada satu pun tim Asia yang kalah setelah tiga tim turun.

Korea Selatan mengawali Grup A dengan mengalahkan Republik Ceko 2-1. Kemudian Swiss dipaksa imbang 1-1 oleh Qatar, dan Australia mengalahkan Turki 2-0," kata Ronny.

>>> Harga Minyak Dunia Anjlok Hampir Lima Persen ke Level Terendah Tiga Bulan

Masih ada pertandingan lain yang akan dimainkan wakil Asia.

Arab Saudi akan melawan Uruguay di Grup H, Iran bertemu Selandia Baru di Grup G, Irak menghadapi Norwegia di Grup I, dan Uzbekistan bertarung dengan Kolombia.

Motivasi bagi Negara Asia Lainnya

Keberhasilan awal Jepang, Korea Selatan, Australia, dan Qatar diharapkan menular ke tim Asia lainnya. Targetnya menjaga tren positif agar terhindar dari hasil minor.

"Jika wakil Asia bisa tampil baik, ini pertama kali dalam sejarah Piala Dunia seluruh wakil Asia tidak kalah pada pertandingan pertama," kata Ropan.

Kompetisi di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko masih panjang. Peningkatan performa menjadi mutlak, dan ajang ini merupakan kesempatan besar dengan jumlah peserta lebih banyak.

"Kita berharap demikian supaya pamor Asia terangkat.

>>> Tahun Baru Islam: Momentum Ubah Kebiasaan Jadi Lebih Produktif

Sudah waktunya Asia unjuk kekuatan di pesta bola dunia yang melibatkan 48 tim dan 104 pertandingan," pungkas Ropan.