Penggunaan dehumidifier atau AC bisa menjadi solusi untuk mengontrol kelembapan. Tingkat kelembapan ideal di dalam rumah berada di kisaran 40% hingga 60%.

Sistem HVAC yang kurang terawat juga berkontribusi. Filter yang kotor atau saluran udara yang bocor justru membuat debu beredar kembali ke dalam ruangan.

Oleh karena itu, filter udara perlu diganti secara berkala. Saluran udara juga sebaiknya diperiksa secara rutin untuk memastikan tidak ada kerusakan.

Cara menggunakan vacuum yang kurang tepat juga menjadi faktor.

Tidak semua alat mampu menangkap partikel dengan maksimal, bahkan beberapa perangkat dapat mengembalikan partikel halus ke udara saat digunakan.

Pilihlah vacuum yang dilengkapi filter HEPA untuk hasil yang lebih efektif. Alternatif lainnya adalah menggunakan vacuum basah yang mampu menahan debu agar tidak kembali beterbangan.

Faktor lingkungan di sekitar rumah juga berpengaruh besar.

Rumah yang berada dekat jalan raya, kawasan industri, pabrik, atau area pertambangan biasanya lebih rentan mengalami penumpukan debu.

Debu luar dapat masuk melalui pintu dan jendela, bahkan ketika tertutup jika masih terdapat celah kecil.

>>> IHSG Melonjak 4,12 Persen ke Level 6.254 pada Penutupan Perdagangan

Menutup rapat celah tersebut serta rutin membersihkan karpet, furnitur, dan tekstil rumah dapat menekan jumlah debu.