Bupati Sigi Moh Rizal Intjenae bersama Wakil Gubernur Sulawesi Tengah Reny A Lamadjido langsung meninjau wilayah terdampak di Nokilalaki dan Palolo.

Pemerintah daerah mengerahkan instansi teknis untuk memulihkan akses transportasi yang terganggu akibat material longsoran.

"Saya sudah mendatangi Pusdalops BPBD Sigi, dilanjutkan mengecek kondisi masyarakat yang berada di RSUD Torabelo," kata Bupati Rizal saat ditemui awak media di Dolo.

Pemerintah Kabupaten Sigi mensinergikan langkah penanganan bersama pemerintah provinsi agar pemenuhan logistik kedaruratan berjalan lancar.

Bupati Rizal menambahkan bahwa terdapat korban luka akibat tertimpa reruntuhan bangunan yang harus dievakuasi ke fasilitas kesehatan terdekat.

Berdasarkan laporan, longsoran tanah juga menutup akses Jalan Trans Napu di Kawasan Dongi-dongi dan Desa Tongoa.

"Data sementara ada korban reruntuhan luka-luka dan dua orang lainnya langsung dirujuk ke RSUD Torabelo. Untuk rumah rusak di Kabupaten Sigi sedang dilakukan pendataan oleh BPBD setempat," sebutnya.

Masyarakat diimbau untuk menyaring informasi resmi guna menghindari kepanikan berlebih di lingkungan komunitas warga.

Kepala SAR Palu Muh Rizal mengonfirmasi total korban luka di Sulawesi Tengah berjumlah delapan orang, dengan rincian dua luka berat akibat patah tulang dan enam luka ringan yang seluruhnya dirawat di Rumah Sakit Torabelo Palolo.

Ia juga memastikan jaringan utilitas publik tidak mengalami gangguan masif.

"Jumlah korban 8 orang, meninggal nihil," kata Rizal kepada kumparan.

Ketersediaan pasokan energi untuk kendaraan bermotor di area terdampak dilaporkan tetap terjaga dengan baik tanpa adanya antrean. "Alhamdulillah tidak ada pemadaman listrik," terangnya.

Aktivitas pelayanan pengisian bahan bakar umum di wilayah terdampak juga beroperasi secara kondusif beberapa jam pascaguncangan. "Tidak ada antrean di SPBU," ujarnya.