Perangkat ini dilengkapi gimbal mekanis 3 sumbu canggih dengan teknologi Smart Follow 8.0, memungkinkan pelacakan pada seluruh panjang fokus bahkan pada zoom 12x.

Rentang rotasi terkontrol meliputi pan -235° hingga 58°, tilt -125° hingga 58°, dan roll -45° hingga 45°.

Kecepatan kontrol maksimum mencapai 180,0°/detik dengan indeks penekanan getaran ±0,005°.

Mode kreatif mencakup Motion Delay, Static Delay, dan Trajectory Delay (Motionlapse) dengan dukungan hingga 4 koordinat bingkai untuk jalur dinamis.

>>> Studi Nature: Krisis Replikasi Ilmu Sosial Ancam Kebijakan Publik

Kamera ini memiliki layar sentuh 2,0 inci dengan resolusi 556 × 314 dan kecerahan 1000 nits yang dapat dilihat di luar ruangan.

Perekaman audio dikelola oleh susunan tiga mikrofon yang menghasilkan audio AAC 48 kHz, 16-bit.

Data dapat direkam langsung ke memori internal 103GB berkecepatan tinggi, tanpa perlu media flash tambahan.

Ekspansi penyimpanan tersedia melalui slot kartu microSD yang mendukung kapasitas hingga 1TB dengan sistem file exFAT.

Transfer file berkecepatan tinggi menggunakan protokol USB 3.1 yang mendorong kecepatan transfer kabel hingga 800MB/s.

Perangkat ini menggunakan baterai Li-ion internal dengan kapasitas 1545 mAh (11,95 Wh pada tegangan nominal 7,74 V).

Waktu pakai total mencapai hingga 210 menit (diuji pada suhu 25°C, merekam video 1080p/24fps 16:9, dengan Wi-Fi dan layar internal dimatikan).

Pengisian daya mencapai 80% dalam 18 menit, dan 100% dalam 32 menit (menggunakan pengisi daya portabel DJI 65W opsional).

Konektivitas nirkabel mencakup Wi-Fi dual-band (802.11 a/b/g/n/ac/ax) pada frekuensi 2,4 GHz, 5,1 GHz, dan 5,8 GHz untuk live streaming Wi-Fi real-time, output webcam UVC, dan konektivitas aplikasi.