Kejutan besar terjadi di Piala Dunia 2026.

Juara dunia 2010, Spanyol, gagal meraih poin penuh setelah ditahan imbang tanpa gol oleh tim debutan Cape Verde.

>>> Harga CPO Bursa Malaysia 15 Juni 2026 Jatuh ke Level Terendah Tiga Pekan

Pertandingan Grup H tersebut digelar di Stadion Atlanta, Amerika Serikat, pada Senin (15/6/2026) malam WIB.

Skuat Matador yang difavoritkan justru dibuat frustrasi oleh pertahanan berlapis Cape Verde. Spanyol melepaskan 23 tembakan, namun hanya 8 yang tepat sasaran dan tidak ada yang menjadi gol.

Spanyol mendominasi penguasaan bola hingga 62 persen, sementara Cape Verde hanya 38 persen. Namun, kedisiplinan pertahanan Cape Verde mampu meredam serangan Spanyol.

Sejarah Manis bagi Cape Verde

Hasil imbang ini menjadi torehan membanggakan bagi Cape Verde.

Negara kepulauan di Samudra Atlantik ini baru pertama kali lolos ke putaran final Piala Dunia setelah merdeka pada 1975.

>>> Arab Saudi Ungguli Uruguay 1-0 di Babak Pertama Piala Dunia 2026

Cape Verde memiliki populasi sekitar 550.000 jiwa dan luas wilayah 4.033 kilometer persegi. Kekuatan utama tim bertumpu pada pemain diaspora yang bermain di liga Eropa.

Penjaga gawang berusia 40 tahun, Josimar Dias alias Vozinha, menjadi bintang dengan penampilan gemilang menghalau serangan Spanyol.

Perjalanan Cape Verde menuju Piala Dunia dimulai sejak 1978. Federasi Sepak Bola Cape Verde didirikan pada 1982, dan mereka menjadi anggota FIFA pada 1986.

Mereka pertama kali tampil di Piala Afrika 2013 dan langsung mencapai perempat final. Setelah itu, mereka rutin berpartisipasi di tingkat regional.

>>> Vivo T5 Pro 5G Segera Hadir di Indonesia, Ini Spesifikasi dan Harganya

Cape Verde akhirnya lolos ke Piala Dunia 2026 setelah menjuarai grup kualifikasi zona Afrika dan menyingkirkan Kamerun. Saat ini mereka menempati peringkat 64 dunia.