Tim nasional Selandia Baru bersiap menghadapi Iran dalam pertandingan pertama Grup G Piala Dunia 2026 di Los Angeles.

Laga tersebut dijadwalkan berlangsung pada pukul 21.00 waktu setempat.

>>> PT KAI Commuter Operasikan 15 Perjalanan KRL Jogja-Solo Hari Ini, Tarif Rp8.000

Pertandingan ini menandai penampilan ketiga All Whites dalam sejarah Piala Dunia. Ini juga menjadi laga perdana mereka di turnamen sejak tahun 2010.

Pelatih kepala Darren Bazeley berusaha meredam tekanan politik yang menyelimuti pertandingan. Ia menganggap laga ini sama seperti pertandingan lainnya.

"It's just another football match for us," kata Bazeley.

Meskipun baru menelan kekalahan 1-0 dari Inggris dalam laga persahabatan, Selandia Baru tetap menunjukkan aura positif. Bazeley menekankan bahwa rutinitas latihan tidak berubah demi menjaga fokus pemain.

"Kami mempersiapkan diri sama seperti setiap pertandingan internasional lainnya. Tidak ada yang berbeda untuk laga ini.

Bagi kami, ini adalah pertandingan besar karena ini Piala Dunia dan kami ingin tampil baik," ujar Bazeley.

Selandia Baru tidak menghadapi tekanan publik yang sama seperti Iran. Skuad All Whites memilih untuk memahami beban besar di pertandingan ini sambil mempercayakan keputusan kepada penyelenggara.

"Kami sudah lama menunggu untuk berada di sini. Kami bersemangat untuk memulai," kata Bazeley.

Gelandang Ryan Thomas mengakui kekuatan Iran yang lolos ke putaran final melalui kualifikasi resmi. "Mereka pantas berada di sana sebagai tim yang lolos kualifikasi," ujar Thomas.

>>> Uruguay Hadapi Arab Saudi di Laga Pembuka Grup H Piala Dunia 2026

Thomas juga menyadari sorotan besar menjelang pertandingan pertama. Namun, ia optimistis dengan kemampuan tim untuk mengatasi tekanan di lapangan.