>>> Honor Siapkan Smartphone dengan Layar Super Terang 10.000 Nits

Indeks Volatilitas CBOE (VIX), yang dikenal sebagai indikator ketakutan pasar Wall Street, turun ke level 16,65 atau terendah dalam lebih dari satu pekan setelah sempat menyentuh level tertinggi dalam lebih dari dua bulan pada pekan lalu.

Di sisi lain, perhatian investor juga tertuju pada rapat kebijakan Federal Reserve yang berlangsung pekan ini, yang menjadi rapat pertama di bawah kepemimpinan Ketua The Fed Kevin Warsh.

Data inflasi AS yang dirilis pekan lalu menunjukkan kenaikan biaya energi mulai mendorong inflasi konsumen pada Mei, namun prospek normalisasi pasokan minyak dari Timur Tengah dinilai dapat membantu meredakan tekanan dalam beberapa bulan ke depan.

Pelaku pasar saat ini memperkirakan The Fed akan mempertahankan suku bunga pada pertemuan minggu ini.

Berdasarkan data LSEG, ekspektasi kenaikan suku bunga sebesar 25 basis poin hingga akhir tahun juga mulai berkurang dibandingkan pekan sebelumnya.

Dari sektor teknologi, saham semikonduktor kembali menguat dengan Micron Technology melonjak 8% setelah sejumlah broker menaikkan target harga sahamnya, disusul Nvidia naik 1,4%, Intel menguat 3,3%, dan Marvell Technology bertambah 5,1%.

Sementara itu, saham SpaceX naik 5,4% setelah perusahaan yang dipimpin Elon Musk tersebut berhasil menyelesaikan penawaran saham perdana (IPO) dengan valuasi lebih dari US$ 2 triliun.

Pada sektor media, saham Paramount Skydance menguat 4% setelah memperoleh persetujuan Departemen Kehakiman AS untuk mengakuisisi Warner Bros.

>>> Jepang Tahan Imbang Belanda 2-2 di Laga Perdana Grup F

Sebaliknya, saham Fox anjlok 13,1% setelah mengumumkan akuisisi Roku senilai US$ 22 miliar, sementara saham Roku naik 1,7%.