Bursa Saham AS Menguat Imbas Kesepakatan Awal Washington dan Teheran
"Harapannya, tekanan inflasi bisa berkurang dan pada akhirnya Federal Reserve memiliki ruang untuk memangkas suku bunga.
Meskipun masih terlalu dini, sentimen itu membantu pasar saham bergerak positif," ujar Robert Pavlik, Senior Portfolio Manager Dakota Wealth.
>>> Meta Kembangkan Model AI Baru untuk Dongkrak Komersialisasi
Indeks Volatilitas CBOE (VIX), yang menjadi indikator ketakutan pasar di Wall Street, turun ke posisi 16,65 atau menyentuh level terendah dalam lebih dari sepekan.
Padahal pada pekan lalu, indeks ini sempat menyentuh level tertinggi dalam lebih dari dua bulan.
Fokus investor kini juga tertuju pada rapat kebijakan Federal Reserve yang digelar pekan ini.
Pertemuan ini sekaligus menjadi rapat perdana di bawah kepemimpinan Ketua The Fed yang baru, Kevin Warsh.
Data inflasi AS yang dirilis pekan lalu memperlihatkan bahwa kenaikan biaya energi mulai memicu inflasi konsumen pada Mei.
Namun, prospek normalisasi pasokan minyak dari Timur Tengah diperkirakan dapat membantu meredakan tekanan harga energi dalam beberapa bulan mendatang.
Pelaku pasar memproyeksikan bahwa The Fed akan mempertahankan suku bunga acuan pada pertemuan minggu ini.
Berdasarkan data LSEG, ekspektasi kenaikan suku bunga sebesar 25 basis poin hingga akhir tahun juga mulai berkurang dibandingkan pekan sebelumnya.
Saham Teknologi dan IPO SpaceX Melesat
Dari sektor teknologi, saham-saham semikonduktor kembali bergairah. Micron Technology melonjak 8 persen setelah sejumlah broker menaikkan target harga sahamnya.
Saham Nvidia naik 1,4 persen, Intel menguat 3,3 persen, dan Marvell Technology bertambah 5,1 persen.
Sementara itu, saham SpaceX menguat 5,4 persen setelah perusahaan yang dipimpin oleh Elon Musk tersebut berhasil merampungkan penawaran saham perdana (IPO) dengan nilai valuasi menembus lebih dari US$ 2 triliun.
Di sektor media, saham Paramount Skydance menguat 4 persen setelah mendapatkan persetujuan dari Departemen Kehakiman AS untuk melakukan akuisisi terhadap Warner Bros.
>>> Presiden FIFA Ungkap Aturan Baru Piala Dunia Berkat Ide Alessandro Del Piero
Sebaliknya, saham Fox anjlok hingga 13,1 persen setelah mengumumkan akuisisi Roku senilai US$ 22 miliar, sedangkan saham Roku justru naik 1,7 persen.
Update Terbaru
Preview Episode 11 MARRIAGETOXIN Soroti Toshiro Dogo
Senin / 15-06-2026, 23:41 WIB
Harga iPhone 15 Turun per 17 April 2026, Momen Tepat untuk Upgrade
Senin / 15-06-2026, 23:41 WIB
Komisi XII DPR Setujui Pagu Indikatif Kementerian ESDM 2027 Rp 27,33 Triliun
Senin / 15-06-2026, 23:40 WIB
Promo Point Coffee Beli 3 Lebih Murah, Berlaku Hingga 15 April 2026
Senin / 15-06-2026, 23:40 WIB
Erick Thohir Respons Pesan Haru Ivar Jenner untuk Noah Gesser
Senin / 15-06-2026, 23:40 WIB
Warren Buffett Bagikan Prinsip Hadapi Pasar Saham yang Anjlok
Senin / 15-06-2026, 23:40 WIB
Netflix Rilis Serial Agatha Christie's Seven Dials, Adaptasi Novel Kriminal
Senin / 15-06-2026, 23:40 WIB
Davide Tardozzi Akui Ducati Alami Awal Buruk pada MotoGP 2026
Senin / 15-06-2026, 23:39 WIB
Real Madrid Resmi Rekrut Marc Cucurella dari Chelsea
Senin / 15-06-2026, 23:39 WIB
Kesetiaan Nadeo Argawinata Bersama Pesut Etam
Senin / 15-06-2026, 23:39 WIB
Vivo Y31d Pro vs OPPO A6t Pro: Duel Ponsel 4 Jutaan dengan Baterai 7000 mAh
Senin / 15-06-2026, 23:37 WIB
Memahami Arti Kartel dan Sejarah Kejahatan Transnasional di Meksiko
Senin / 15-06-2026, 23:37 WIB
Persik Kediri Rombak Jajaran Manajemen Jelang Super League 2026/2027
Senin / 15-06-2026, 23:36 WIB
Badan Gizi Nasional Kantongi Pagu Anggaran Rp270 Triliun untuk 2027
Senin / 15-06-2026, 23:36 WIB






