Persik Kediri melakukan perombakan pada jajaran manajemen tim menjelang kompetisi Super League 2026/2027. Langkah ini diambil untuk memperkuat organisasi klub secara profesional.

M. Syahid Nur Ichsan yang sebelumnya menjabat sebagai manajer tim selama tiga musim kini dipromosikan menjadi Direktur Operasional.

>>> Badan Gizi Nasional Kantongi Pagu Anggaran Rp270 Triliun untuk 2027

Posisi manajer tim yang ditinggalkannya diisi oleh Rachmad Tri Kuncara, yang sebelumnya merupakan asisten manajer klub.

Alasan di Balik Perombakan

Direktur Persik Kediri, Souraiya Farina, menyatakan bahwa pengangkatan Rachmad Tri Kuncara didasarkan pada pengalaman dan pemahamannya terhadap kultur serta visi klub.

"Tugas baru ini bukanlah tugas yang mudah. Masing-masing memiliki tantangan tersendiri.

Tapi semua tetap dengan tujuan untuk membangun kekuatan yang lebih solid dalam berbagai lini Persik sebagai sebuah klub profesional," ujarnya.

>>> Superindo Diskon Buah Segar hingga 10 Persen pada 15 April 2026

Pihak manajemen menilai bahwa adaptasi dan pengalaman Rachmad Tri Kuncara menjadi modal krusial bagi klub dalam menghadapi musim kompetisi yang baru.

"Rachmad Tri Kuncara telah menjadi bagian dari perjalanan Persik selama beberapa tahun terakhir.

Kami percaya pengalaman dan kemampuan adaptasinya pada tugas baru menjadi modal penting bagi Persik di musim mendatang," jelas Souraiya Farina.

Langkah penyegaran struktur ini juga ditujukan untuk memperkuat sinergi dengan berbagai pihak demi memajukan sepak bola di wilayah Kediri.

>>> Rupiah Menguat ke Rp 17.663 per Dolar AS pada 15 Juni 2026

"Perubahan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat manajemen Persik Kediri sebagai sebuah klub profesional, serta mendukung berbagai rencana pengembangan yang akan dijalankan Persik Kediri," tutup Souraiya Farina.