Guru Besar UI Soroti Kerentanan Jutaan Penduduk Miskin yang Naik Kelas
Guru Besar Tetap Departemen Sosiologi Universitas Indonesia, Prof. Dr. Dra. Indera Ratna Irawati Pattinasarany, M.
A. , menyoroti jutaan masyarakat Indonesia yang berhasil keluar dari kemiskinan namun posisinya masih rentan.
>>> Utang Luar Negeri Indonesia April 2026 Naik Jadi 439,8 Miliar Dollar AS
Fenomena ini disebut sebagai insecure mobility, yakni kondisi saat mobilitas sosial warga yang naik kelas tidak dibarengi dengan rasa aman.
Banyak mantan penduduk miskin yang masuk kategori calon kelas menengah masih menghadapi ketidakstabilan pekerjaan dan tekanan biaya hidup.
Mobilitas Tanpa Rasa Aman
"Keberhasilan pembangunan harus dilihat bukan hanya dari seberapa jauh masyarakat mampu bergerak naik, tetapi juga dari apakah mereka dapat mempertahankan posisi dan hasil mobilitas tersebut dengan aman dan dalam jangka panjang.
Mobilitas tanpa rasa aman akan melahirkan paradoks: masyarakat tampak maju, tetapi tetap hidup dalam kecemasan," ungkap Prof. Ira dalam pidato pengukuhannya.
Kerapuhan mobilitas sosial ini diperkuat oleh data BPS dan kajian LPEM FEB UI yang mencatat penurunan jumlah kelas menengah.
>>> Belanda Tahan Imbang Jepang 2-2 di Laga Perdana Grup F Piala Dunia 2026
Kelompok ini menyusut dari 57 juta jiwa atau 21,4 persen pada 2019 menjadi 48 juta jiwa atau 17,1 persen pada 2024, sementara jumlah calon kelas menengah justru meningkat.
Faktor lain yang memperparah situasi ini adalah tingginya angka precarious employment rate atau tingkat pekerjaan tidak stabil yang mencapai 43,6 persen pada 2025.
Kelas sosial baru ini tumbuh akibat fleksibilitas pasar kerja modern yang minim jaminan sosial dan perlindungan hukum.
"Mobilitas sosial tetap menjadi aspirasi penting masyarakat Indonesia.
Namun, keberhasilan untuk bergerak secara ekonomi dan sosial harus dikonversi menjadi rasa aman yang dapat dipertahankan dalam jangka panjang.
>>> Alexander Isak Bersinar di Piala Dunia 2026 Usai Pulih dari Cedera
Tanpa itu, mobilitas hanya akan melahirkan kecemasan baru," kata Ketua Departemen Sosiologi FISIP UI tersebut.
Update Terbaru
Ed Sheeran Isyaratkan Hiatus Usai Tur LOOP 2026
Senin / 15-06-2026, 22:01 WIB
Promo Tip Top 16-30 April 2026: Diskon Daging, Ayam, hingga Buah Segar
Senin / 15-06-2026, 22:01 WIB
Jasa Marga Group Buka Pendaftaran Mudik Gratis 25 Februari 2026
Senin / 15-06-2026, 22:01 WIB
Hansi Flick Akan Temui Empat Pemain Barcelona Bahas Masa Depan
Senin / 15-06-2026, 22:00 WIB
Kamari Wassink Beri Pesan Haru untuk Justin Hubner di Hari Pernikahan
Senin / 15-06-2026, 22:00 WIB
Catat Daftar Hari Besar Nasional dan Internasional April 2026
Senin / 15-06-2026, 22:00 WIB
Porsi Saham Publik Chandra Asri Pacific Meningkat Jadi 25,7 Persen
Senin / 15-06-2026, 22:00 WIB
Hajime Moriyasu Gunakan Papan Tulis untuk Instruksi Pemain Jepang
Senin / 15-06-2026, 21:59 WIB
Dewan Penasihat MTI: Subsidi BBM Melenceng dari Keadilan Sosial
Senin / 15-06-2026, 21:59 WIB
Kinerja Unitlink Terpuruk, Pilihan Produk Perlu Disesuaikan Profil Risiko
Senin / 15-06-2026, 21:59 WIB
OPPO Find X10 Pro Bocor: Kamera 200MP Ganda dan Baterai 8.000 mAh
Senin / 15-06-2026, 21:57 WIB
Mobile Legends Season 41 Juni 2026: Jadwal Reset Rank dan Bocoran Hero Baru
Senin / 15-06-2026, 21:56 WIB
Games Terbaik Juni 2026 di Poki Games: Drive Mad dan Level Devil
Senin / 15-06-2026, 21:56 WIB
TVRI dan Dua Platform OTT Siarkan Live Streaming Piala Dunia 2026
Senin / 15-06-2026, 21:56 WIB






