Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sangat bergantung pada perangkat elektronik untuk menjalankan operasional harian. Komputer kasir digital, printer struk, hingga router Wi-Fi membutuhkan aliran listrik yang konstan.

Kualitas jaringan listrik yang fluktuatif di Indonesia menjadi ancaman nyata bagi kelangsungan usaha.

>>> Dwayne Johnson Alami Epididimitis Usai Temukan Benjolan di Testis

Pemadaman mendadak, penurunan tegangan, hingga lonjakan daya akibat petir berisiko merusak komponen fisik dan basis data transaksi.

Uninterruptible Power Supply (UPS) hadir sebagai perangkat pengaman wajib untuk mengatasi masalah ini. Salah satu pilihan untuk segmen UMKM adalah APC Easy UPS BVG900I-GR dari Schneider Electric.

Perangkat ini mengadopsi desain menara vertikal berwarna hitam yang terlihat profesional dan modern.

Dimensinya 142 mm x 101 mm x 300 mm dengan bobot sekitar 4,9 kg, sehingga tidak memakan banyak tempat dan mudah diletakkan di bawah meja kasir.

Sasis luar menggunakan bahan plastik khusus berkualitas tinggi yang tahan api untuk keamanan ekstra terhadap risiko korsleting.

Kisi-kisi ventilasi udara di bagian samping mendukung sistem pendinginan pasif tanpa kipas.

Arsitektur tanpa kipas membuat pengoperasian UPS sepenuhnya senyap saat dalam mode listrik normal. Suasana ruang kerja atau area interaksi kasir dengan pelanggan tetap tenang tanpa gangguan dengung.

Fitur Ergonomis dan Antarmuka Pengguna

Bodi UPS dilengkapi konektor baterai satu langkah berwarna kuning terang di bagian belakang unit. Konektor ini sengaja dilepas selama pengiriman untuk mencegah pengosongan daya baterai secara perlahan.

Sebelum instalasi pertama, pengguna cukup menarik penutup kuning lalu mendorongnya masuk secara mantap. Pengisian daya baterai dilakukan sekitar 6 jam sebelum unit dihubungkan dengan perangkat elektronik.