>>> De Bruyne Tenang, Courtois Provokatif Sambut Laga Belgia vs Mesir

Mereka menuntut penurunan harga BBM dan bahan pokok, serta meminta Presiden Prabowo dan jajaran menteri mengakui kegagalan pemerintahan.

BEM UHAMKA dalam aksi Indonesia Gawat Darurat menuntut pemulihan ekonomi yang berpihak pada rakyat, pemberantasan KKN, pengesahan RUU Perampasan Aset, dan pemecatan pejabat publik yang dinilai tidak kompeten.

Sorotan terhadap Dwifungsi Aparat dan Isu Daerah

Reformasi hukum dan institusi keamanan menjadi agenda bersama.

Hampir seluruh elemen mahasiswa mendesak pembatalan atau peninjauan kembali RUU Kepolisian Republik Indonesia (UU Polri) serta penolakan terhadap militerisme di ranah sipil.

BEM USU secara spesifik menyuarakan tuntutan regional dalam aksi #MenujuIndonesiaGagal.

Mereka mendesak pertanggungjawaban pemerintah atas penanggulangan bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, serta penindakan tegas terhadap aktivitas pertambangan ilegal.

Mahasiswa Sumatra Utara juga meminta pemerintah daerah mengevaluasi layanan publik kelistrikan dan air bersih.

Di tingkat nasional, mereka menuntut pengesahan RUU Masyarakat Adat dan penagihan janji pembukaan 19 juta lapangan pekerjaan dari pemerintahan Prabowo-Gibran.

Di Jawa Tengah, BEM Polines merangkum tuntutan dalam Panca Tuntutan Rakyat pada aksi #MenyambutReformasiJilidII.

>>> Nasaruddin Umar: Peringatan 1 Muharram Momentum Bersihkan Diri

Poin utama mencakup penurunan harga BBM, pengembalian fungsi TNI dan Polri, evaluasi MBG dan KDMP, pemberantasan KKN, serta pengembalian kepemilikan tanah kepada rakyat.