Film Lobang Buaya karya sutradara Hanung Bramantyo berhasil menembus kurasi untuk ditayangkan di Bucheon International Fantastic Film Festival (BIFAN) 2026 di Korea Selatan.

Film berjudul internasional The Hole, 309 Days to the Bloodiest Tragedy ini masuk dalam kategori B Extreme.

>>> Pura Mangkunegaran Angkat Filosofi Mulih kagem Pulih di Malam 1 Suro

Kategori tersebut menampilkan karya dengan konsep paling berani, menegangkan, dan penuh eksplorasi imajinasi.

Pujian dari Programmer BIFAN

Programmer BIFAN, Martin Lee, memberikan pujian khusus terhadap film ini. Ia menilai film memiliki penceritaan yang kuat.

"Berlatar belakang sejarah yang penuh gejolak, film ini secara cerdik memadukan serangkaian pembunuhan misterius dengan elemen horor, misteri, dan drama detektif," ujar Martin Lee pada Senin, 15 Juni 2026.

Ia menambahkan bahwa film ini menyajikan ketegangan genre yang mencengkeram sekaligus refleksi mendalam atas tragedi sejarah.

Tanggapan Hanung Bramantyo

Hanung Bramantyo mengaku bersyukur dan bersemangat membawa narasi sejarah Indonesia ke kancah global.

>>> Tulang Wangi Kembali Jadi Perbincangan Menjelang Malam 1 Suro, Ini Maknanya

"Bagi saya, genre horor dan thriller adalah ruang yang sangat jujur untuk membedah ketakutan terbesar sebuah bangsa," ungkap Hanung.

Ia juga tidak sabar melihat respons penonton internasional terhadap film ini.

Sinopsis dan Pemain

Film Lobang Buaya berkisah tentang rentetan pembunuhan misterius yang terjadi setiap tanggal 30 dengan latar situasi politik Indonesia era 1960-an.

Penyelidikan jasad korban yang memiliki luka lubang ganjil dan pesan aneh di wajah menuntun pada konspirasi kelam serta sejarah yang terinspirasi peristiwa Gerakan 30 September.

Film ini dibintangi oleh Baskara Mahendra, Carissa Perusset, Khiva Iskak, dan Anya Zen.

>>> 5 Tempat Wisata Legendaris di Jakarta yang Selalu Ramai Pengunjung

Sebelumnya, film telah tayang perdana di International Film Festival Rotterdam (IFFR) 2026 dan dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia pada tahun 2026.