PT Hero Global Investment Tbk (HGII) membagikan dividen tunai senilai Rp 2,79 miliar kepada para pemegang saham.

Keputusan itu diambil dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) di Jakarta pada Kamis (11/6).

>>> 5 Kebiasaan Food Influencer yang Bikin Penonton Kesal

Alokasi dividen setara dengan Rp 4,3 per saham atau 16 persen dari total laba bersih perseroan tahun buku 2025.

Sisa laba bersih akan digunakan untuk memperkuat struktur permodalan dan mendukung ekspansi usaha di bidang energi terbarukan pada 2026.

Kinerja Solid dan Prospek Usaha

Direktur Utama HGII Robin Sunyoto mengatakan pembagian dividen mencerminkan fundamental perusahaan yang kuat.

"Persetujuan pembagian dividen pada tahun ini merupakan cerminan kinerja perseroan yang solid serta keyakinan terhadap prospek usaha ke depan," ujar Robin Sunyoto.

Manajemen berkomitmen mempertahankan pertumbuhan konsisten melalui efisiensi operasional dan peningkatan nilai tambah.

>>> Kementan: Indonesia Capai Swasembada Pangan, Impor Hanya 4%

Saat ini HGII mengoperasikan PLTM Parmonangan-1 (9 MW) dan PLTM Parmonangan-2 (10 MW) di Tapanuli Utara bekerja sama dengan PT PLN (Persero).

Perseroan juga memiliki saham minoritas di PLTBg Ujung Batu Riau berkapasitas 3 MW.

Untuk memacu pertumbuhan, HGII membidik peluang dari kenaikan permintaan energi bersih.

Perseroan akan mengikuti lelang proyek PLTM di Sumatera Utara dan pembangkit bioenergi di Kalimantan Barat.

"RUPTL 2025-2034 membuka ruang yang sangat besar bagi HGII untuk tumbuh bersama kebutuhan energi bersih nasional," kata Robin Sunyoto.

>>> Harashta Haifa Zahra Ungkap Ritual Mandi Aroma Favorit Dongkrak Percaya Diri

Manajemen akan menerapkan evaluasi selektif pada setiap peluang investasi baru demi keselarasan strategi jangka panjang.