Danantara Investment Management Terbitkan Global Bond Perdana US$1,5 Miliar
Danantara Investment Management (DIM) resmi menerbitkan obligasi global perdana senilai US$1,5 miliar pada Senin (15/6/2026).
Penerbitan ini mengalami kelebihan permintaan hingga lebih dari tiga kali lipat.
>>> Disdik Jateng Buka Pendaftaran SPMB SMA dan SMK Negeri 2026
Realisasi pendanaan tersebut meningkat dari target awal sebesar US$1 miliar. Tahap bookbuilding mencatatkan permintaan investasi mencapai US$4,6 miliar.
Surat utang ini dibagi menjadi dua bagian, yaitu tenor 5 tahun senilai US$750 juta dengan yield 5,35 persen dan tenor 10 tahun senilai US$750 juta dengan yield 5,95 persen.
Investor asal Amerika Serikat menjadi penyerap terbesar dengan porsi 38 persen untuk tenor 5 tahun dan 52 persen untuk tenor 10 tahun.
Sisanya berasal dari investor Eropa, Timur Tengah, dan Asia.
Respons Pemerintah dan Pasar
CEO Danantara sekaligus Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani melaporkan hasil roadshow global bond ini langsung kepada Presiden RI Prabowo Subianto di Istana Negara.
"Ini adalah hasil sangat baik dan ini membuktikan kepercayaan investor ke Indonesia tinggi," ujar Rosan Roeslani.
Diversifikasi mitra investor ini dinilai memecahkan rekor historis penerbitan obligasi Indonesia yang biasanya didominasi oleh pasar Asia.
>>> Mahasiswa Unair Diduga Korupsi Dana KIP-K Rp 97 Juta
"Akan tetapi, ini kebalikan, pembeli terbesar dari AS, sampai 52% untuk 10 tahun.
Oleh sebab itu, bahwa kepercayaan market dunia luar terhadap Indonesia sangat baik, tercermin dari mereka bersedia membeli global bond Danantara," tambahnya.
Para pemodal internasional juga menyatakan kesiapan mereka untuk menyerap obligasi jangka panjang jika diterbitkan di masa mendatang.
Peringkat Kredit dan Prospek
Sebelum penerbitan ini, lembaga pemeringkat internasional Moody's Ratings memberikan peringkat kredit Baa2 dengan outlook negatif bagi DIM. Peringkat ini disetarakan dengan sovereign rating Indonesia.
Penilaian tersebut didasarkan pada posisi struktural DIM yang kuat serta statusnya sebagai Government Related Issuer (GRI) karena kedekatannya dengan pemerintah.
Moody's juga menyematkan peringkat sementara (P)Baa2 untuk program surat utang jangka menengah global.
>>> BYD Luncurkan Dolphin G DM-i, Hatchback Hybrid Eksklusif untuk Eropa
Lembaga tersebut belum memberikan Baseline Credit Assessment karena DIM masih berada pada tahap awal pengembangan.
Update Terbaru
Timnas Belanda Ditahan Imbang Jepang 2-2 di Texas
Senin / 15-06-2026, 23:16 WIB
Mengenal Tiga Peringatan Global yang Dirayakan Setiap 27 Februari
Senin / 15-06-2026, 23:16 WIB
Kemensos Mulai Salurkan Bansos PKH Tahap 2 Tahun 2026
Senin / 15-06-2026, 23:16 WIB
Polisi Tahan Massa Mahasiswa di Benhil untuk Sterilisasi Jalur VIP
Senin / 15-06-2026, 23:14 WIB
Pedri Pulang ke Tegueste untuk Melepas Penat dari Tekanan Sepak Bola
Senin / 15-06-2026, 23:14 WIB
Kalah Telak dari Swedia, Tunisia Berpotensi Pecat Sabri Lamouchi
Senin / 15-06-2026, 23:14 WIB
Badan Gizi Nasional Raih Pagu Anggaran Rp270 Triliun untuk 2027
Senin / 15-06-2026, 23:12 WIB
Gibran Tampung Aspirasi Demonstran Mahasiswa UBK dan MH Thamrin di Istana
Senin / 15-06-2026, 23:12 WIB
The DC Art of Michael Turner Diumumkan, Tampilkan Koleksi Eksklusif Justice League dan Flash
Senin / 15-06-2026, 23:08 WIB
Hyundai E&C Hillstate Rekrut Megawati Hangestri Pertiwi dan Jordan Wilson
Senin / 15-06-2026, 23:08 WIB
North West Debut Manggung Solo, Kim K dan Kanye Beri Dukungan
Senin / 15-06-2026, 23:08 WIB
25 Contoh Caption Paskah 2026 Sesuai Tema PGI
Senin / 15-06-2026, 23:08 WIB
Solo Leveling Arise Bagikan Kode Redeem Edisi Livestream Anniversary Mei 2026
Senin / 15-06-2026, 23:04 WIB
Spanyol Hadapi Cabo Verde di Laga Perdana Piala Dunia 2026
Senin / 15-06-2026, 23:04 WIB






