Gelandang Barcelona, Pedri, selalu menyempatkan diri pulang ke kampung halamannya di Tegueste, Tenerife Utara, Spanyol. Ia melakukannya untuk melepas penat dari tekanan pertandingan besar di Camp Nou.

Dilansir dari media larazon. es pada Minggu, 14 Juni 2026, Tegueste dihuni sekitar 11.000 penduduk.

>>> Kalah Telak dari Swedia, Tunisia Berpotensi Pecat Sabri Lamouchi

Wilayah ini menjadi tempat pelarian sang pesepak bola karena menawarkan ketenangan dan pelestarian tradisi lokal yang kental.

Kota kelahiran Pedri tidak hanya populer karena ikatan emosional dengan sang atlet.

Tegueste juga dikenal berkat kekayaan warisan sejarah, pemandangan alam, serta industri agraris dan produksi anggur yang maju.

Secara geografis, Tegueste berada di ujung utara Pulau Tenerife.

Wilayah ini menjadi salah satu dari sedikit kawasan di sana yang tidak memiliki akses langsung ke garis pantai atau batas laut.

Asal-usul nama Tegueste berakar dari masa lalu, tepatnya dari wilayah kekuasaan kuno Guanche. Suku Guanche menguasai Tenerife sebelum penaklukan oleh Kerajaan Kastila.

>>> Badan Gizi Nasional Raih Pagu Anggaran Rp270 Triliun untuk 2027

Pusat sejarah di Tegueste telah ditetapkan sebagai Aset Kepentingan Budaya. Kawasan ini mempertahankan banyak bangunan tradisional yang mencerminkan arsitektur pedesaan khas pulau tersebut.

Sektor pariwisata di Tegueste ditopang oleh situs arkeologi penting seperti jurang Agua de Dios.

Di sana terdapat gua tempat tinggal dan pemakaman kuno suku aborigen, termasuk Cueva de los Cabezazos.

Daya tarik wisata alam juga didukung jalur pendakian yang melintasi pegunungan vulkanik dan kebun anggur. Jalur ini terhubung langsung dengan Cagar Biosfer Taman Pedesaan Anaga.

Keluarga besar Pedri hingga kini masih menetap di Tegueste.

>>> Gibran Tampung Aspirasi Demonstran Mahasiswa UBK dan MH Thamrin di Istana

Hal ini menjadikan Tegueste tempat berlindung ideal bagi sang pemain untuk memulihkan energi di lingkungan pedesaan yang tenang.