Kylian Mbappe berjanji akan lebih aktif dalam membantu pertahanan Tim Nasional Prancis. Komitmen ini disampaikan menjelang pertandingan pertama Grup I Piala Dunia 2026 melawan Senegal.

Laga tersebut akan digelar di MetLife Stadium, New Jersey, pada Rabu (17/6/2026) dini hari WIB.

>>> Menteri ESDM Usul Asumsi ICP RAPBN 2027 Capai 95 Dollar Per Barrel

Mbappe selama ini kerap dikritik karena dinilai enggan bertahan saat tim kehilangan bola.

Kritik itu bahkan datang dari adiknya sendiri, Ethan Mbappe, dalam wawancara dengan Le Parisien. Mbappe pun menjawab bahwa ia harus mengambil langkah ekstra di sektor pertahanan.

"Saya harus mengambil langkah ekstra (dalam hal bertahan) sebab itu penting buat tim dan saya harus melakukannya," ujar Mbappe dikutip BBC.

Ia menegaskan kesiapannya mengubah gaya bermain demi target juara.

>>> Vivo V70 FE vs OPPO Reno15 F: Duel Ponsel Rp6 Jutaan dengan Spesifikasi Gahar

"Akan dimulai kali ini karena kami ingin juara, dan untuk juara, saya siap melakukan apapun karena saya ingin juara bagaimanapun caranya," sambungnya.

Statistik Pertahanan Mbappe Terendah di Eropa

Data Opta yang dilansir Detik Sport menunjukkan kelemahan aspek defensif Mbappe. Ia tercatat sebagai salah satu pemain dengan aksi bertahan paling rendah di lima liga top Eropa.

Indikator yang diukur meliputi intersepsi, blok, tekel, dan perebutan bola.

Mbappe menempati urutan ke-1.350 dari total 1.490 pemain yang memiliki minimal 19 penampilan di liga domestik.

>>> Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier Temui Prabowo di Jakarta

Selain Senegal, Prancis juga akan menghadapi Irak dan Norwegia di Grup I Piala Dunia 2026. Mbappe bertekad membuktikan diri sebagai kapten yang siap berkorban untuk tim.