Federasi sepak bola Tunisia mengambil langkah tegas dengan memecat pelatih kepala Sabri Lamouchi.

Keputusan ini diambil setelah timnas menderita kekalahan telak 1-5 dari Swedia pada pertandingan pembuka Grup F Piala Dunia 2026.

>>> John Cena Bintangi Film Komedi Netflix Little Brother, Tayang 2026

Pemecatan tersebut dilaporkan oleh Athletic dan dikutip oleh Detik Sport. Lamouchi baru menjabat sebagai pelatih pada Januari lalu, sehingga masa baktinya tergolong sangat singkat.

Kekalahan dari Swedia di Guadalupe menjadi pemicu utama manajemen tim mengambil tindakan instan. Hannibal Mejbri dan rekan-rekannya harus menyerah dengan skor yang cukup memalukan.

Jika pemecatan ini resmi diumumkan, Lamouchi akan mencatat rekor buruk dalam sejarah sepak bola.

Ia menjadi pelatih pertama yang dicopot setelah hanya mendampingi tim dalam satu pertandingan di putaran final Piala Dunia.

Langkah pemecatan pelatih di tengah turnamen bukan hal baru bagi Tunisia. Pada Piala Dunia 1998, federasi juga mendepak pelatih Henry Kasperczak setelah dua kekalahan di fase grup.

>>> Masyarakat Perlu Menyiapkan Tas Siaga Bencana untuk Mitigasi Risiko

Kekalahan 1-5 dari Swedia tercatat sebagai hasil terburuk Tunisia di laga pembuka Piala Dunia. Margin gol sebesar ini belum pernah dialami sebelumnya.

Lamouchi menyampaikan penyesalan mendalam atas performa buruk timnya. "Ini kekalahan yang berat.

Rasanya menyakitkan. Memulai kompetisi dengan kekalahan seburuk ini memang sulit," ujarnya.

Ia menambahkan bahwa timnya membuat banyak kesalahan fatal yang dimanfaatkan pemain depan Swedia berkualitas tinggi. "Dengan pemain kelas dunia seperti Gyokeres dan Isak, sulit untuk memulihkan keadaan.

>>> Hari Besar 28 Februari: Penyakit Langka, Lipstik Vegan, dan Tanpa Sedotan

Kami harus bereaksi dan menampilkan citra yang lebih baik," pungkas Lamouchi.