Tim nasional Tunisia dikabarkan akan segera berpisah dengan pelatih Sabri Lamouchi. Keputusan ini muncul setelah tim menelan kekalahan telak pada laga perdana Piala Dunia 2026.

Dilansir dari Detik Sport yang mengutip laporan Athletic, manajemen Tunisia siap memberhentikan juru taktik berusia 54 tahun tersebut.

>>> Badan Gizi Nasional Raih Pagu Anggaran Rp270 Triliun untuk 2027

Padahal, Lamouchi baru ditunjuk pada Januari lalu.

Langkah mendepak pelatih diambil setelah Tunisia tak berdaya menghadapi Swedia di laga pertama Grup F.

Bertanding pada Senin (15/6) pagi WIB, Hannibal Mejbri dan rekan-rekannya digilas dengan skor 1-5.

Rekor Buruk di Piala Dunia

Jika pemecatan ini benar-benar terjadi, Sabri Lamouchi akan mencatatkan rekor buruk. Ia bakal menjadi pelatih pertama yang didepak setelah hanya memimpin satu pertandingan di putaran final Piala Dunia.

Langkah memecat juru taktik di tengah turnamen bukan hal baru bagi Tunisia. Pada Piala Dunia 1998, mereka juga memberhentikan pelatih Henry Kasperczak setelah dua kekalahan di fase grup.

Hasil minor kontra Swedia tercatat sebagai kekalahan terburuk Tunisia dalam pertandingan pembuka sepanjang keikutsertaan mereka di Piala Dunia.

>>> Gibran Tampung Aspirasi Demonstran Mahasiswa UBK dan MH Thamrin di Istana

Tim perwakilan Afrika belum pernah merasakan kekalahan dengan skor seakut ini sebelumnya.

Selepas pertandingan, Sabri Lamouchi mengungkapkan penyesalannya. Ia mengakui bahwa pasukannya tampil tidak maksimal di lapangan.

"Ini kekalahan yang berat. Rasanya menyakitkan.

Memulai kompetisi dengan kekalahan seburuk ini memang sulit," kata Sabri Lamouchi.

"Dengan pemain kelas dunia yang dimiliki oleh dua penyerang Swedia (Gyokeres dan Isak), ini adalah sesuatu yang sulit untuk dipulihkan.

Kami membuat terlalu banyak kesalahan. Kami memiliki harga diri.

>>> 25 Contoh Caption Paskah 2026 Sesuai Tema PGI

Kami harus bereaksi. Kami harus menampilkan citra yang lebih baik," tuturnya.