Kapten Iran Kritik Kebijakan Imigrasi AS Jelang Piala Dunia 2026
Konferensi pers Timnas Iran menjelang laga perdana Grup G Piala Dunia 2026 melawan Selandia Baru di Los Angeles justru didominasi oleh kritik terhadap kebijakan imigrasi tuan rumah.
Kapten Timnas Iran, Mehdi Taremi, secara terbuka menyuarakan kekecewaannya.
>>> Promo Alfamart 16-23 April 2026: Diskon Produk Spesial Mingguan
Ia mencontohkan kasus penolakan masuknya wasit asal Somalia, Omar Artan, sebagai bukti bahwa kebijakan imigrasi merusak integritas turnamen.
"Kami tidak mendapatkan pengalaman indah yang selalu kita bicarakan, kedamaian, kegembiraan itu," ujar Taremi.
Menurutnya, ketegangan akibat regulasi tersebut telah mengaburkan esensi utama kompetisi sepak bola terbesar di dunia.
"Sensasi yang biasa dirasakan orang-orang saat menyambut Piala Dunia, saya rasa kali ini berbeda. Ketegangan semacam ini merusak kegembiraan itu.
Ini merusak pesan yang ingin disampaikan FIFA," jelas Taremi.
Di tengah ancaman unjuk rasa dari kelompok oposisi Iran di Los Angeles, Taremi menegaskan timnya datang murni demi olahraga, bukan politik.
>>> Nico Williams Tetap Dipanggil ke Piala Dunia 2026 Meski Musim Buruk
"Kami menghormati semua orang Iran, baik yang ada di dalam negeri maupun di luar negeri.
Kami di sini untuk bermain sepak bola, dan sepak bola selalu bisa menyatukan semua golongan," tuturnya.
Ketegangan diplomatik antara Iran dan Amerika Serikat memaksa tim asuhan Amir Ghalenoei bermarkas di Meksiko selama turnamen. Mereka hanya diizinkan masuk ke AS menjelang hari pertandingan.
Kondisi di luar lapangan ini berbanding terbalik dengan performa impresif Iran yang lolos meyakinkan dari Kualifikasi Zona Asia dan meraih rentetan kemenangan dalam laga uji coba.
"Tidak ada yang menanyakan pertanyaan seputar sepak bola," ungkap Taremi sambil bercanda. Meski demikian, ia memastikan timnya tetap fokus menghadapi Selandia Baru.
>>> Belgia Hadapi Mesir di Laga Perdana Piala Dunia 2026
"Kami sangat menghormati Selandia Baru, dan kami berharap ini akan menjadi pertandingan yang baik," paparnya.
Update Terbaru
Uruguay Terkendala Dokumen Jelang Lawan Arab Saudi di Piala Dunia 2026
Selasa / 16-06-2026, 01:44 WIB
Mendagri Imbau Pemda Fasilitasi Nobar Piala Dunia 2026 untuk Dorong Ekonomi
Selasa / 16-06-2026, 01:39 WIB
Anime Tensura Season 4 Episode 77 Rilis Pekan Ini, Simak Jadwal Tayang
Selasa / 16-06-2026, 01:39 WIB
De la Fuente Pilih Unai Simon, David Raya Cadangan Lawan Cabo Verde
Selasa / 16-06-2026, 01:37 WIB
John Godfrey Mundur dari Jabatan Head of Commissioning SBS
Selasa / 16-06-2026, 01:36 WIB
Dani Olmo: Target Spanyol Juara Piala Dunia Sangat Realistis
Selasa / 16-06-2026, 01:36 WIB
Superindo Gelar Promo Weekday 20-23 April 2026, Diskon hingga 50 Persen
Selasa / 16-06-2026, 01:36 WIB
Bahlil Usulkan Kenaikan Kuota Solar Subsidi pada 2027
Selasa / 16-06-2026, 01:36 WIB
Tanjung Verde Tahan Imbang Spanyol Tanpa Gol di Piala Dunia
Selasa / 16-06-2026, 01:36 WIB
Promo JSM Superindo 18 April 2026: Ayam Broiler dan Kopi Kapal Api Lebih Murah
Selasa / 16-06-2026, 01:36 WIB
Rupiah Menguat Tajam Menjelang Perdagangan Selasa
Selasa / 16-06-2026, 01:34 WIB
3 Maret: Hari Satwa Liar dan Hari Pendengaran Sedunia
Selasa / 16-06-2026, 01:34 WIB
Ketegangan AS-Iran Mereda, Pasar Keuangan Global Menguat
Selasa / 16-06-2026, 01:34 WIB
Mengapa One UI 9 Bisa Jadi Pembaruan Terakhir untuk Galaxy S23 Series
Selasa / 16-06-2026, 01:33 WIB






