Tanggal 16 Februari menjadi momen istimewa dalam kalender peringatan internasional, meskipun bukan hari libur nasional besar.

Terdapat tiga peringatan unik yang dirayakan secara global, mulai dari apresiasi terhadap almond hingga gerakan sosial melawan isolasi.

>>> Dwayne Johnson Cemas Kanker Testis Usai Temukan Benjolan, Ternyata Epididimitis

Hari Almond Nasional

Peringatan ini populer di Amerika Serikat dan meluas secara global melalui kampanye kesehatan.

Hari Almond Nasional mengapresiasi almond sebagai komoditas pangan serbaguna yang kaya nutrisi makro dan mikro.

Budidaya almond diperkirakan dimulai sejak 3000 hingga 2000 SM di kawasan Timur Tengah kuno.

Pohon almond kemudian dibawa dari Spanyol ke California oleh para pastor Fransiskan pada abad ke-18.

Produksi skala besar berkembang pada abad ke-20, menjadikan California sebagai produsen terbesar saat ini.

Almond mengandung vitamin E, magnesium, serat, protein, serta lemak tak jenuh tunggal yang baik untuk kesehatan jantung.

Masyarakat mengonsumsinya secara langsung dalam bentuk mentah, panggang, atau olahan pangan siap saji.

Di Indonesia, konsumsi almond kerap dianalogikan dengan pemanfaatan kacang mete atau kenari lokal.

Do a Grouch a Favor Day

Momen unik ini mengedepankan empati dengan mengajak publik melakukan tindakan positif kepada orang yang sedang pemarah atau rewel.

Tujuannya adalah mengubah suasana hati seseorang menjadi lebih baik lewat perhatian kecil.

>>> Modifikator Bandung Raih Juara Yamaha Classy Modifest 2026

Meskipun asal-usul pencetusnya belum diketahui pasti, hari ini terinspirasi dari karakter fiksi populer yang dikenal ketus.

Peringatan ini mengajak publik melihat sisi manusiawi di balik sikap negatif seseorang akibat stres atau kelelahan.

Perayaan dilakukan melalui tindakan sederhana seperti memberikan senyuman, menyapa dengan hangat, atau membelikan minuman kopi.