Mendengarkan keluhan sesama tanpa menghakimi juga menjadi esensi utama dari gerakan ini.

No One Eats Alone Day

Gerakan sosial ini berfokus pada pencegahan isolasi sosial di kalangan remaja dan anak sekolah.

Inisiatif utamanya dipelopori oleh organisasi non-profit Beyond Differences yang berbasis di Amerika Serikat.

Program ini diluncurkan pertama kali pada 2012 di California Utara sebagai respons atas kasus isolasi sosial ekstrem di lingkungan sekolah.

Gerakan ini mendorong para siswa untuk saling menyapa dan makan siang bersama di kantin.

Langkah nyata tersebut bertujuan menghapus perundungan serta perasaan terasing di tengah keramaian sekolah.

>>> PT Hatten Bali Tbk Bagikan Dividen Tunai Rp9,48 Miliar dari Laba 2025

Hingga kini, ribuan institusi pendidikan di berbagai negara berpartisipasi aktif dalam gerakan inklusi tersebut setiap bulan Februari.