Baru minggu depan ada keputusannya," jelasnya.

Manajemen sengaja memberikan otoritas penuh dalam urusan perekrutan pemain asing agar sang pelatih bisa membentuk tim yang selaras dengan filosofi bermainnya.

Dalam pembicaraan internal, Shin Tae-yong sempat berbagi pengalaman dari klub terdahulu agar dinamika serupa tidak terulang di Persija.

"Waktu pembicaraan internal, dia (STY) menyampaikan bahwa ada hal pribadi yang terjadi sehingga dia harus terjadi seperti itu (di klub sebelumnya)," ujar Prapanca.

"Dia menceritakan bagaimana agar di Persija tidak terjadi hal yang sama, maka dia minta A B C D."

Persyaratan utama yang diajukan oleh mantan pelatih Timnas Indonesia tersebut adalah proses rekrutmen legiun asing harus berjalan murni atas rekomendasinya.

"Salah satunya pemain asing semua direkrut semuanya besutannya (rekomendasi) dia, bukan kita (manajemen)," tuturnya.

Kebijakan baru ini diprediksi bakal mengubah wajah dan asal benua para pemain asing Persija.

Hal ini kontras dengan musim 2025/2026 saat Macan Kemayoran sangat didominasi oleh pilar asal Brasil, di mana 10 dari 11 pemain asingnya berasal dari negara tersebut.

>>> Timnas Brasil Ditahan Imbang Maroko pada Laga Perdana Piala Dunia 2026

"Akan lebih berwarna, waktu dipegang coach Mauricio (Souza) kan semua pemain asingnya dari Brasil, nah sekarang mungkin semua benua ada," pungkasnya.