Manajemen Madura United terus melakukan perombakan skuad menjelang kompetisi Super League musim 2026-2027. Klub berjuluk Laskar Sapeh Kerrab ini resmi memperpanjang kontrak tiga gelandang potensial.

Direktur PT Polana Bola Madura Bersatu, Annisa Zhafarina, mengonfirmasi bahwa tiga pilar lini tengah yang dipertahankan adalah Ilham, Paulo, dan Taufani.

>>> Android 17 Stable Resmi Dirilis, Ini Deretan Fitur Barunya

Keputusan ini didasarkan pada kontribusi besar serta grafik performa yang terus meningkat dari ketiga pemain tersebut sepanjang musim lalu.

"Ketiga pemain ini tetap akan menggunakan jersey loreng Madura United pada kompetisi 2026-2027 nanti," kata Annisa dikutip dari Suara.

Manajemen menilai dedikasi dan kerja keras mereka menjadi modal berharga bagi klub untuk bersaing di papan atas.

Di sisi lain, kebijakan perombakan skuad secara besar-besaran juga diambil oleh manajemen.

Sebanyak sembilan pemain dipastikan resmi berpisah dan tidak masuk dalam rencana jangka panjang tim untuk musim depan.

>>> Menkeu Purbaya Temui Menkeu China Bahas Penerbitan Panda Bond

Fransiskus Alesandro dan Ahmad Nufiandani menjadi dua nama terbaru yang diumumkan menyudahi kerja sama dengan jajaran tim.

Minimnya kesempatan bermain di atas lapangan disinyalir menjadi alasan utama di balik keputusan hengkangnya kedua pemain tersebut.

"Selain karena menit bermain kurang, pelepasan kedua pemain ini juga karena mereka ingin memiliki pengalaman lebih di klub lain," ucap Annisa.

Manajemen menegaskan bahwa penentuan komposisi pemain baru ini mengacu pada rapor performa serta rekomendasi teknis dari staf kepelatihan.

"Karena kan sesuai dengan kesepakatan, kami juga memberikan kesempatan kepada tim pelatih untuk mengevaluasi, dan mengusulkan calon pemain untuk memperkuat tim pada musim kompetisi 2026-2027 nanti," tutur Annisa.

>>> IHSG 17 Juni 2026 Ditutup Melemah ke 6.220, Sektor Perindustrian Tertekan

Evaluasi menyeluruh terus dilakukan oleh manajemen agar komposisi skuad Madura United musim 2026-2027 mampu memenuhi target tinggi yang telah dibebankan.