Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi melanjutkan tren penguatan pada perdagangan Senin, 15 Juni 2026.

Pergerakan ini didorong oleh keberhasilan indeks menembus level psikologis 6.000 pada akhir pekan lalu.

>>> Oliver Tree Meninggalkan Jejak Musik Unik hingga Akhir Kariernya

Pada perdagangan sebelumnya, IHSG menguat 2,07% ke level 6.007.

Laju indeks mendapat sokongan dari aksi beli bersih investor asing yang mencapai Rp 287 miliar di pasar reguler.

Sentimen Domestik dan Global Mendukung

Dari dalam negeri, sentimen positif muncul dari indikasi pemerintah mengenai efisiensi anggaran program makan bergizi gratis (MBG). Selain itu, terdapat penyesuaian target pembangunan Koperasi Desa Merah Putih.

Faktor eksternal turut memberikan angin segar.

Pelaku pasar merespons positif ekspektasi deeskalasi konflik geopolitik global serta koreksi harga minyak mentah dunia yang meredakan kekhawatiran inflasi.

Secara teknikal, BRI Danareksa Sekuritas mencatat bahwa keberhasilan IHSG menembus area psikologis 6.000 membuka peluang lanjutan penguatan.

>>> Kemenag Tetapkan Tahun Baru Islam 1448 H Jatuh pada 16 Juni 2026

Support terdekat berada di kisaran 5.850–5.900, sementara resistance terdekat di 6.200–6.290.

Pekan ini, pasar akan mencermati kebijakan moneter dari bank sentral domestik dan internasional.

Keputusan suku bunga The Fed dan Bank Indonesia diproyeksikan menjadi penentu arah arus modal asing serta pergerakan nilai tukar rupiah.

Bursa saham Amerika Serikat ditutup bervariasi namun cenderung menguat.

Dow Jones Industrial Average naik 0,7% ke 51.202,26, S&P 500 menguat 0,5% ke 7.431,46, dan Nasdaq Composite naik 0,31% ke 25.888,84.

>>> Profil Agus Putranadi Peserta BTN Jakarta International Marathon 2026 yang Meninggal Dunia, Lengkap: Umur, Agama dan Instagram

Untuk perdagangan hari ini, BRI Danareksa Sekuritas merekomendasikan saham DSSA, MBMA, dan DEWA untuk trading.