Mengkritisi Moody’s dan S&P: Reformasi Ekspor Indonesia dalam Konteks Global
Kebijakan pemerintah Indonesia untuk menata ulang tata kelola ekspor melalui Badan Usaha Milik Negara (BUMN) telah memicu komentar keras dari lembaga rating internasional, seperti Moody’s dan S&P.
Mereka menilai langkah ini berisiko menimbulkan distorsi pasar, menurunkan kinerja ekspor, dan melemahkan sentimen investor.
>>> Aiman Ricky Ceritakan Tantangan Jadi Pendamping Jemaah Haji
Namun, kritik tersebut tidak sepenuhnya rasional bila ditempatkan dalam konteks nyata Indonesia dan pengalaman negara lain.
Underinvoicing: Luka Lama yang Diabaikan Lembaga Rating
Data UN Comtrade menunjukkan adanya gap besar antara nilai ekspor Indonesia yang tercatat di pelabuhan domestik dengan nilai impor yang dilaporkan negara mitra.
Perbedaan ini bukan sekadar statistik, melainkan indikasi kebocoran devisa yang mencapai puluhan miliar dolar per tahun.
Selama bertahun-tahun, underinvoicing melemahkan fiskal, memperlemah cadangan devisa, dan membuat rupiah rapuh terhadap gejolak eksternal.
Kebijakan BUMN Ekspor hadir sebagai structural reform untuk menutup celah tersebut.
Dengan sentralisasi invoice dan pengawasan ketat, devisa hasil ekspor dapat masuk ke sistem perbankan nasional.
Ironisnya, lembaga rating justru menilai kebijakan ini sebagai ancaman, padahal ia adalah solusi atas masalah yang selama ini mereka abaikan.
Industrialisasi: Agenda Strategis Indonesia
Indonesia tidak bisa terus bergantung pada ekspor bahan mentah.
Hilirisasi dan industrialisasi adalah agenda strategis untuk meningkatkan nilai tambah, menciptakan lapangan kerja, dan memperkuat daya saing global.
Kebijakan BUMN Ekspor memastikan bahwa bahan mentah tidak lagi diekspor secara liar, melainkan diarahkan untuk mendukung industri dalam negeri.
Moody’s dan S&P menilai kebijakan ini menurunkan fleksibilitas pasar.
Tetapi fleksibilitas tanpa arah hanya melanggengkan ketergantungan pada komoditas mentah.
Industrialisasi membutuhkan disiplin kebijakan, dan kontrol ekspor adalah salah satu instrumen penting.
Update Terbaru
Lenovo Tab Plus Gen 2 Resmi Meluncur dengan 9 Speaker JBL dan Kickstand Serbaguna
Rabu / 17-06-2026, 15:30 WIB
Lionel Messi Cetak Hat-trick dan Ukir Sejarah Baru di Piala Dunia 2026
Rabu / 17-06-2026, 15:29 WIB
Kemensos Salurkan PKH dan BPNT Juni 2026 Berbasis DTSEN
Rabu / 17-06-2026, 15:29 WIB
Yadea Hadirkan Motor Listrik dan Program Interaktif di PRJ 2026
Rabu / 17-06-2026, 15:29 WIB
Pemkot Depok Sediakan 22 PAUD Swasta Gratis Melalui Program RSSG
Rabu / 17-06-2026, 15:28 WIB
Argentina Tekuk Aljazair, Lionel Messi Cetak Hattrick di Piala Dunia 2026
Rabu / 17-06-2026, 15:28 WIB
MTMH Bagikan Dividen Tunai Rp 5 Miliar untuk Tahun Buku 2025
Rabu / 17-06-2026, 15:28 WIB
Veda Ega Pratama Dapat Hadiah Mobil Honda Civic RS Hybrid Usai Podium Moto3 Brasil
Rabu / 17-06-2026, 15:28 WIB
BCA Buka Pendaftaran Beasiswa PPBP PPTI Angkatan 2027, Gratis Biaya dan Dapat Uang Saku
Rabu / 17-06-2026, 15:28 WIB
Laba Bersih CLEO Diproyeksikan Tumbuh 19 Persen pada 2026
Rabu / 17-06-2026, 15:28 WIB
MobSeka Season 2 Rilis Trailer Baru dan Ungkap Lagu Tema
Rabu / 17-06-2026, 15:25 WIB
Pendaftaran Sekolah Swasta Gratis dan SPMB Bersama Jakarta 2026 Dibuka
Rabu / 17-06-2026, 15:24 WIB
Republik Ceko dan Afrika Selatan Berebut Kemenangan Perdana di Piala Dunia 2026
Rabu / 17-06-2026, 15:24 WIB
DEN Isyaratkan Harga BBM Nonsubsidi Berpotensi Turun
Rabu / 17-06-2026, 15:24 WIB






