Pemerintah masih mendistribusikan sejumlah program bantuan sosial (bansos) kepada masyarakat hingga akhir Juni 2026.

Program bantuan pangan juga dipastikan bergulir kembali mulai Juli hingga September 2026 bagi jutaan keluarga penerima manfaat (KPM).

>>> Saham BBRI Melonjak Berkat Aksi Borong dan Rencana Buyback

Perpanjangan masa penyaluran ini diterapkan sebagai langkah pemerintah dalam menjaga daya beli masyarakat. Selain itu, program tersebut bertujuan memperkuat ketahanan pangan nasional di tengah tantangan ekonomi yang berjalan.

Program bantuan pangan pada tahapan selanjutnya ditargetkan menjangkau sekitar 33,2 juta KPM di seluruh Indonesia selama tiga bulan berturut-turut.

Jenis Bansos yang Masih Dicairkan

Terdapat beberapa jenis bantuan sosial yang masih dalam proses pencairan pada periode 14 hingga 30 Juni 2026.

Bantuan pertama adalah Program Keluarga Harapan (PKH) yang kini memasuki penyaluran tahap kedua.

Pencairan PKH menyasar penerima yang belum mendapatkan bantuan akibat kendala administrasi atau proses validasi data. Dana dikirim bertahap lewat rekening bank penyalur.

Bantuan kedua adalah Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) untuk periode April hingga Juni 2026.

Penerima manfaat yang terdaftar diimbau memeriksa saldo rekening atau Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) secara berkala.

Selanjutnya, bantuan pangan beras tetap berjalan di beberapa daerah yang sempat mengalami keterlambatan. Distribusi komoditas beras ini dijadwalkan berlanjut pada Juli 2026.

Selain beras, sebagian wilayah masih mendapatkan bantuan pangan tambahan berupa minyak goreng. Pemberian ini berfungsi menyelesaikan alokasi penyaluran dari periode sebelumnya.

>>> Yamaha Jawa Barat Luncurkan Paket Modifikasi Resmi Grand Filano Rp1,6 Juta

Sektor pendidikan juga mendapat alokasi melalui Program Indonesia Pintar (PIP) bagi siswa yang terdaftar dalam Surat Keputusan Pemberian.