Ilia Topuria akan berhadapan dengan Justin Gaethje dalam pertarungan penyatuan gelar juara kelas ringan di ajang UFC Freedom 250.

Acara ini digelar di halaman Gedung Putih pada Minggu, 15 Juni 2026.

>>> Kenaikan Harga Pertamax Diperkirakan Perlambat Penjualan Mobil Baru

Laga ini menjadi momen krusial bagi kedua petarung di salah satu divisi paling kompetitif. Topuria, yang memegang rekor tak terkalahkan 17-0, berstatus sebagai unggulan utama.

Sementara itu, Gaethje memasuki arena dengan ambisi besar untuk merebut sabuk juara tak terbantahkan. Ia menyebut pertarungan ini sebagai kesempatan terakhirnya.

Perjalanan Topuria dan Gaethje

Topuria sempat mengalami masa sulit setelah memenangkan sabuk kelas ringan pada Juni 2025. Kegagalan mengatur laga superfight dan masalah personal menjadi kendala.

Meski demikian, petarung berjuluk El Matador ini memiliki catatan mengesankan. Ia berhasil menjatuhkan sejumlah legenda seperti Charles Oliveira, Alexander Volkanovski, dan Max Holloway.

Gaethje, mantan pemegang dua gelar juara interim, sebelumnya gagal menyatukan gelar saat kalah dari Khabib Nurmagomedov dan Charles Oliveira.

>>> Kemenko PMK Rilis Jadwal Libur Awal Puasa Ramadan 2026 Anak Sekolah

Kini ia kembali ke posisi penantang utama setelah meraih kemenangan berturut-turut atas Paddy Pimblett dan Rafael Fiziev.

Jalannya Pertarungan

Pada ronde pertama, kedua petarung langsung saling bertukar serangan kombinasi pukulan kanan dan tendangan. Pukulan kanan Topuria berkali-kali menemui sasaran.

Namun, mata kanan Topuria mulai berdarah akibat jab konstan dari Gaethje menjelang akhir ronde pertama. Memasuki ronde kedua, intensitas serangan tidak menurun.

Topuria berhasil menyudutkan lawan ke pagar oktagon melalui serangan kombinasi. Pukulan bertubi-tubi ke arah tubuh membuat Gaethje terjatuh.

>>> Toys for Bob Umumkan Game Baru Spyro: A Realm Beyond, Rilis Musim Semi 2027

Topuria segera memanfaatkan situasi dengan mengambil posisi mount dan melepaskan kuncian. Pertarungan ini menjadi penentu siapa yang akan menjadi juara kelas ringan tak terbantahkan.