Bursa Efek Indonesia akan segera kedatangan emiten baru dari sektor makanan dan minuman olahan.

PT Niramas Utama Tbk, yang dikenal melalui merek INACO, bersiap melepas saham ke publik dengan kode emiten JELI.

>>> Harga Emas Antam 15 Juni 2026 Melesat Naik Rp 18.000 Per Gram

Perusahaan telah memulai tahapan penawaran awal atau bookbuilding yang dijadwalkan pada 15 hingga 22 Juni 2026.

Langkah ini menandai babak baru bagi produsen makanan penutup tersebut setelah puluhan tahun beroperasi di pasar domestik.

Dalam aksi korporasi ini, JELI menawarkan saham baru sebanyak 350 juta lembar.

Jumlah tersebut setara dengan 25,93% dari total modal ditempatkan dan disetor penuh setelah proses IPO selesai.

Manajemen menetapkan rentang harga penawaran awal pada kisaran Rp 900 sampai Rp 1.120 per lembar saham.

Dengan skema harga tersebut, perusahaan berpotensi menggalang dana segar hingga Rp 392 miliar.

PT Niramas Utama didirikan sejak tahun 1990 dan fokus pada pembuatan makanan serta minuman olahan berbasis kelapa.

Selama lebih dari 35 tahun, produsen ini berhasil menjadi salah satu pemimpin pasar nata de coco di Indonesia.

Operasional produksi perseroan dipusatkan di fasilitas manufaktur yang berlokasi di Tambun Selatan, Bekasi, Jawa Barat. Untuk mendukung pemasaran, perusahaan menggandeng PT Sucor Sekuritas sebagai penjamin emisi efek.

Produk dan Jangkauan Pasar

Komoditas utama yang diproduksi mencakup nata de coco original serta varian rasa buah.

Selain itu, perseroan menggarap segmen mini jelly cup, jelly drink, jelly snack, puding siap santap, hingga minuman kemasan bermerek I'm Coco.

>>> Kemenag Tetapkan 1 Muharram 1448 H Jatuh pada 16 Juni 2026