Usulan Tambahan Anggaran Kementerian UMKM Dinilai Berpotensi Dongkrak Ekonomi
Pada akhirnya, kondisi tersebut dapat meningkatkan kontribusi sektor UMKM terhadap perekonomian nasional.
Bambang memperkirakan peningkatan produktivitas UMKM sebesar 10% saja berpotensi memberikan tambahan kontribusi sekitar 6% terhadap PDB nasional.
Dampaknya juga dinilai signifikan terhadap pasar tenaga kerja.
>>> Ride for the Roses di Goes Dimulai dengan Hening Cipta
"Dengan tingkat serapan tenaga kerja UMKM yang mencapai sekitar 100 juta pekerja, maka peningkatan 10% berpotensi menciptakan tambahan sekitar 10 juta lapangan kerja," ujarnya.
Menurut dia, efek berganda yang dihasilkan sektor UMKM jauh lebih besar dibandingkan sejumlah sektor ekonomi lainnya.
Karena itu, tambahan anggaran yang relatif kecil dari sisi APBN dapat menghasilkan manfaat ekonomi yang jauh lebih besar bagi masyarakat.
Sebelumnya, Kementerian UMKM mengusulkan tambahan pagu anggaran Rp1,5 triliun untuk tahun anggaran 2027.
Dengan tambahan tersebut, total anggaran Kementerian UMKM tahun depan akan meningkat dari pagu indikatif Rp459,13 miliar menjadi sekitar Rp1,98 triliun.
Menteri UMKM Maman Abdurrahman mengatakan tambahan anggaran diperlukan untuk mendukung berbagai program prioritas pengembangan UMKM dan kewirausahaan, serta pemulihan ekonomi pelaku usaha terdampak bencana di Sumatra.
"Nah, Rp1,5 triliun ini terbagi menjadi dua, yang pertama adalah Rp622 miliar untuk anggaran penanganan bencana Sumatra Utara, Sumatra Barat, dan Aceh yang sudah diketok di Satgas Penanggulangan Bencana.
Yang kedua, yaitu anggaran program prioritas dan strategis, yang kami mengusulkan penambahan anggaran kurang lebih sekitar Rp900 miliar," kata Maman dalam rapat kerja dengan Komisi VII DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (11/6/2026).
Dia menjelaskan, anggaran penanganan bencana akan digunakan bantuan presiden (banpres) rehabilitasi usaha mikro senilai Rp3 juta per pelaku usaha.
Bantuan tersebut ditargetkan menjangkau 200.000 UMKM di tiga provinsi yang terdampak bencana.
Sementara itu, tambahan anggaran sekitar Rp900 miliar akan dialokasikan untuk sejumlah program pemberdayaan UMKM.
>>> Indonesia dan UEA Sepakat Perkuat Kerja Sama Investasi di Pangan dan Infrastruktur
Perinciannya meliputi, tambahan anggaran bagi Deputi Bidang Usaha Mikro sebesar Rp223 miliar, Deputi Bidang Usaha Kecil Rp110 miliar, Deputi Bidang Usaha Menengah Rp92 miliar, Deputi Bidang Kewirausahaan Rp136 miliar, Sekretariat Kementerian Rp185 miliar, serta dana dekonsentrasi Rp151 miliar.
Update Terbaru
Cara Aktifkan SPayLater Lewat HP untuk Belanja Sistem Cicilan
Senin / 15-06-2026, 01:03 WIB
Maroko Tahan Imbang Brasil 1-1 di Laga Perdana Grup C Piala Dunia 2026
Senin / 15-06-2026, 00:53 WIB
UEFA Tak Ubah Sikap soal Kasus Negreira Meski Terima Dokumen dari Perez
Senin / 15-06-2026, 00:53 WIB
Tim Estafet Indonesia Finis Kedelapan di Kejuaraan Renang Perairan Terbuka Asia
Senin / 15-06-2026, 00:52 WIB
Real Madrid Sepakati Transfer Marc Cucurella dari Chelsea
Senin / 15-06-2026, 00:43 WIB
Pau Cubarsi Beri Tanggapan soal Rumor Julian Alvarez ke Barcelona
Senin / 15-06-2026, 00:40 WIB
Marc Cucurella Isyaratkan Bertahan di Chelsea Setelah Bicara dengan Xabi Alonso
Senin / 15-06-2026, 00:32 WIB
Harga Emas Antam 21 Agustus 2025 Naik Rp 24.000 Per Gram
Senin / 15-06-2026, 00:32 WIB
Laba Industri Asuransi Jiwa Melonjak Jadi Rp7,56 Triliun
Senin / 15-06-2026, 00:28 WIB
Laba Industri Asuransi Jiwa Melonjak Jadi Rp7,56 Triliun hingga April 2026
Senin / 15-06-2026, 00:28 WIB
Marc Cucurella Ingin Hengkang dari Chelsea, Atletico Madrid Paling Agresif
Senin / 15-06-2026, 00:28 WIB
BPI Danantara Sebut Buyback Saham Merupakan Aksi Korporasi Normal BUMN
Senin / 15-06-2026, 00:24 WIB
Massimiliano Allegri Rela Lepas Pesangon AC Milan Demi Melatih Napoli
Senin / 15-06-2026, 00:13 WIB
Ford Mustang Jadi Mobil Paling Jarang Dikendarai di AS, Tapi Hanya Jika Hitung Pemilik yang Menjual
Minggu / 14-06-2026, 23:58 WIB






