Apresiasi nilai aset dalam jangka panjang dapat dimanfaatkan nasabah melalui pendekatan tersebut. Mereka tidak perlu menghadapi risiko konversi mata uang yang terjadi berulang kali.

Kornelis menambahkan bahwa strategi investasi yang tepat perlu disesuaikan dengan tujuan keuangan, kebutuhan perlindungan, profil risiko, serta jangka waktu investasi masing-masing nasabah.

Fokus utama investor sebaiknya tetap pada pencapaian target jangka panjang.

Berdasarkan data Infovesta secara year to date, rata-rata return unitlink berbasis saham mengalami kontraksi paling dalam sebesar 8,76% per Mei 2026.

Kinerja unitlink berbasis campuran juga terkontraksi sebesar 6,17% per Mei 2026.

Rata-rata return untuk unitlink pendapatan tetap mengalami kontraksi sebesar 0,88% per Mei 2026.

>>> Sarjana Makin Sulit Dapat Kerja, LCGC Terdesak dan AI Amazon Jadi Sorotan

Hanya unitlink berbasis pasar uang yang mencatatkan pertumbuhan positif dengan rata-rata return sebesar 1,31% per Mei 2026.