Dalam menentukan lokasi studi, Kiesha sempat mempertimbangkan berbagai saran dari keluarga sebelum akhirnya menetapkan pilihan pada program studi ilmu fikih.

>>> Nestory Irankunda Bawa Australia Tekuk Turkiye di Piala Dunia 2026

"Dia memang mau ambil ilmu fikih, mau belajar lebih dalam.

Makanya dia sempat pilih-pilih, ayahnya juga sempat menyarankan, kalau enggak salah ke Kazakhstan, tapi dia tetap mencari yang terbaik, dan akhirnya memang lebih cocok di Kairo," jelas Okie.

Keputusan Kiesha menyisihkan penghasilan ini didorong oleh kepeduliannya pada kondisi keuangan keluarga serta kekhawatiran terhadap kesehatan ibunya yang juga masih aktif bekerja.

"Lebih ke uang sehari-hari mungkin gitu. Sebenarnya aku juga kerja, jadi bukan berarti aku tidak punya penghasilan," jelas Okie.

Kiesha merasa khawatir jika seluruh tanggung jawab domestik dan pekerjaan berat tetap dipikul sendiri oleh ibunya hingga mengabaikan kondisi fisik.

"Cuma Kiesha itu dia takut kalau semua beban ke Bundanya. Nanti aku harus kerja, syuting, pulang pagi, dia takut aku sakit saja," ungkap Okie.

Okie sempat merasa canggung atas bantuan finansial dari anak-anaknya, namun ia kemudian menyikapi hal tersebut sebagai bentuk rezeki dari Tuhan.

"Kalau dulu awalnya aku malah sempat malu, karena ya ampun ini anak-anak aku sampai mau bantu kerja.

Tapi akhirnya aku berpikir lagi, mungkin ini memang rezeki dari Allah," ujar Okie.

Perjalanan karier Kiesha yang dimulai sejak usia dini dipandang sang ibu sebagai perpanjangan tangan dari ketetapan rezeki yang diberikan untuk keluarga mereka.

"Aku melihatnya Allah itu menitipkan rezeki, mungkin tidak langsung ke aku, tapi lewat Kiesha.

>>> Australia Tekuk Turkiye 2-0 di Laga Perdana Grup D Piala Dunia 2026

Aku anggap itu sebagai rezeki dari Allah, karena dia berkarier dari kecil sampai sekarang, ya Allah titipkan lewat Kiesha," pungkas Okie.