Tidak ada toleransi terhadap aspek keselamatan pekerja, keamanan fasilitas, maupun perlindungan lingkungan dalam setiap kegiatan operasional perusahaan," tegas Iriawan.

Komitmen menjaga kualitas bahan bakar juga disuarakan oleh manajemen operasional terminal setempat sebagai prioritas mendasar dalam melayani seluruh maskapai.

"Pelaksanaan pengecekan rutin, pengujian visual maupun spesifikasi produk, serta penerapan aspek keselamatan kerja pada setiap tahapan penerimaan, penyimpanan, hingga penyaluran menjadi komitmen kami dalam menjalankan operasional," jelas I Komang Susila Gosa, AFT Manager Ngurah Rai.

Pihak korporat Pertamina menyatakan bahwa pemenuhan kebutuhan energi penerbangan ini sangat berdampak pada pemulihan roda perekonomian setempat.

"Karena itu, Pertamina terus menjaga keandalan pasokan avtur sebagai bagian dari dukungan terhadap mobilitas masyarakat dan pertumbuhan ekonomi nasional.

>>> Pemerintah Kawal Perluasan Kawasan Ekonomi Khusus Gresik

Bali merupakan salah satu destinasi utama Indonesia yang memiliki tingkat konektivitas udara tinggi, sehingga kesiapan energi penerbangan menjadi faktor penting dalam mendukung kelancaran aktivitas wisata dan bisnis," kata Muhammad Baron, Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero).